Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah Nilai HPS Rp7,5 Miliar, Kontrak Rp6,95 Miliar — Warga Temukan Dugaan Ketidaksesuaian Teknis di Lapangan Jombang Bersholawat: Gus Iqdam, Bupati Jombang, dan Tokoh Lintas Daerah Berkumpul di Alun-Alun Jombang Bukan Sekadar Papan Nama, Ini Jendela Transparansi — GiBM: Warga Berhak Tahu! GIBM Temukan Kejanggalan di Proyek Jalan Karangrejo: Papan Informasi Belum Terpasang

Beranda

Perkuat Pertahanan Nasional Republikorp dan Baykar Teken Kerja Sama UCAV Generasi Baru

badge-check

Perkuat Pertahanan Nasional Republikorp dan Baykar Teken Kerja Sama UCAV Generasi Baru Perbesar

 

MediaPari||www.media-pari.com

Turki kamis 07/05/2026

 

 

ISTANBUL–Grup Republikorp dan produsen kedirgantaraan asal Türkiye, Baykar, resmi memperkuat kemitraan strategis melalui penandatanganan perjanjian pengembangan pesawat tempur nirawak (Unmanned Combat Aircraft – UCAV) Bayraktar KIZILELMA. Kesepakatan ini berlangsung di sela-sela ajang pameran pertahanan bergengsi SAHA 2026 di Istanbul, Mei 2026.

Kerja sama ini menandai ekspansi signifikan dari Joint Venture Agreement (JVA) yang telah dijalin kedua perusahaan sejak 2025. Jika sebelumnya kolaborasi berfokus pada produksi lokal Bayraktar TB3 dan AKINCI, kini kedua pihak sepakat untuk membangun ekosistem industri dirgantara yang lebih luas melalui pengembangan UCAV generasi terbaru.

Proyek yang dijalankan melalui PT Republik Aero Dirgantara ini menargetkan penguatan kemampuan operasional UCAV Indonesia mulai tahun 2028.

Lingkup kerja sama mencakup transfer teknologi (TOT), pengembangan sumber daya manusia, pembangunan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), hingga pendirian pusat integrasi dan produksi lokal.Chairman Republikorp Group, Norman Joesoef, menyatakan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan upaya membangun kemandirian teknologi.

“Bersama Baykar, kami membangun ekosistem aerospace dan unmanned systems yang berkelanjutan. Fokus kami mulai dari produksi, perawatan, hingga riset teknologi strategis masa depan untuk memperkuat pertahanan nasional,” ujar Norman dalam keterangan tertulisnya.

Senada dengan itu, CEO Baykar, Haluk Bayraktar, menyebutkan bahwa keterlibatan Indonesia dalam proyek KIZILELMA adalah bukti kedekatan hubungan bilateral kedua negara di sektor pertahanan.

“Pengembangan Bayraktar KIZILELMA menjadi tonggak baru dalam hubungan strategis Indonesia dan Türki.” tegasnya.

Bayraktar KIZILELMA merupakan pesawat tempur nirawak bermesin jet yang memiliki karakteristik low-observable (sulit terdeteksi radar) dan mampu beroperasi dari kapal induk dek pendek.

Melalui kemitraan ini, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga bagian dari rantai pasok global dan pengembangan inovasi industri dirgantara masa depan.

*Tentang Republikorp*

Republikorp adalah perusahaan induk swasta yang menjadi mitra strategis nasional Indonesia dalam industri pertahanan.

Perusahaan berkomitmen menjembatani transfer teknologi internasional melalui skema joint venture untuk membangun lini produksi di dalam negeri demi mewujudkan kemandirian alutsista nasional.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar

15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah

15 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Nilai HPS Rp7,5 Miliar, Kontrak Rp6,95 Miliar — Warga Temukan Dugaan Ketidaksesuaian Teknis di Lapangan

14 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Jombang Bersholawat: Gus Iqdam, Bupati Jombang, dan Tokoh Lintas Daerah Berkumpul di Alun-Alun Jombang

13 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Bukan Sekadar Papan Nama, Ini Jendela Transparansi — GiBM: Warga Berhak Tahu!

13 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Trending di Beranda