
MediaPari|| www.media-pari.com
BEKASI – Akibat pengerjaan perbaikan bahu jalan yang dinilai mengabaikan keselamatan, satu unit dump truk dilaporkan tergelincir hingga terguling ke sisi jalan pada Sabtu (10/10/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB.
Insiden ini terjadi diduga karena kondisi pengerjaan bahu jalan yang belum sepenuhnya rampung serta ketiadaan alat keselamatan kerja di lokasi kejadian.
Menurut keterangan warga sekitar, proyek perbaikan jalan tersebut terkesan sebagai “proyek siluman”. Pasalnya, sejak awal pengerjaan tidak terlihat adanya papan informasi kegiatan yang menjelaskan detail anggaran, asal-usul proyek, maupun pelaksana kerja. Selain itu, pihak kontraktor juga sama sekali tidak memasang rambu-rambu pemberitahuan atau pembatas jalan untuk memperingatkan para sopir dan pengguna jalan yang melintas.
Nahas, dump truk yang melintas pada siang hari itu tidak menyadari adanya perbedaan tinggi bahu jalan yang sedang diperbaiki. Akibat tekstur tanah bahu jalan yang labil dan tidak adanya rambu peringatan, truk kehilangan kendali, tergelincir ke arah sisi jalan, hingga akhirnya terguling.saat di konfirmasi Sopir Dump truk yang enggan menyebut kan nama nya mengatakan sebelum kejadian saya itu jalan nya pelan pak karna saya dari berhenti di warung sebelum jembatan layang beli air dan rokok , saya itu jalan nya pelan mengendarai mobil saya tapi pas jalan, saya itu sempat kaget karna di Depan saya yang ber Lawanan arah ada kendaraan yang laju nya agak cepat sambil memotong jalan kendaraan lain saya sempat kaget, Saya buang sedikit kekiri setir mobil saya, saya tidak sadar kalau bahu jalan itu belum di timbun di ratakan , saya kaget mobil saya miring dan saya tidak bisa menahan setir lagi, posisi Mobil Sudah tergelincir” ujar sopir dump truk tersebut.
Beruntung, insiden kecelakaan tunggal ini tidak memakan korban jiwa. Sopir dump truk dilaporkan selamat dan hanya mengalami syok serta luka ringan,
meskipun kendaraan mengalami kerusakan fisik yang cukup berat.
Warga dan pengguna jalan mendesak dinas terkait untuk segera menegur pelaksana proyek agar memasang papan kegiatan dan rambu keselamatan sebelum kembali memakan korban jiwa.










