Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Kampung Korot Desa Ridogalih Diduga Rangkap Jabatan Jadi PPPK Guru, Oknum Bendahara Desa Wibawamulya Disorot Terkait Potensi Kerugian Negara Matinya Demokrasi Ekonomi”: Koperasi Desa Merah Putih di Sorot Sebagai Instrumen Perebutan Akses Kapital dan Penguasaan Teritorial Tekan Nurhayati di Kediaman! Manajemen PT Bumiayu Diduga Intimidasi Korban Kecelakaan Kerja Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah

Beranda

Polres Banjar Negara Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan di Ratamba

badge-check

Polres Banjar Negara Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan di Ratamba Perbesar

 

Media Pari||www.media-pari.com

Jawa Tengah , Sabtu 30/08/2025

Banjarnegara- Kejadian penganiayaan dan pengroyokan yang terjadi di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada 12 Februari 2025, saat kunjungan Kapolres Banjarnegara ke Bencana Tanah Gerak Ratamba, yang dialami oleh Aji Setiawan sebagai korban yang telah melaporkan ke Polres Banjarnegara, kini masuk tahap rekonstruksi.

Untuk kelancaran penyelidikan, pihak Polres Banjarnegara telah mengirim surat kepada korban untuk hadir pada hari Jumat, 29 Agustus 2025, pukul 13.00 di Polres Banjarnegara yang beralamat di Jalan Pemuda Banjarnegara untuk melakukan rekonstruksi kejadian tersebut.

Aji Setiawan, selaku korban warga Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, telah memenuhi panggilan dan didampingi oleh pengacara dari Ikatan Advokat Indonesia cabang Banjarnegara. Kejadian penganiayaan dan pengroyokan pada hari Rabu, 12 Februari 2025 sekitar pukul 11.20 WIB, dimulai karena perselisihan pelaku atas unggahan tulisan di media sosial. Kejadian penganiayaan dan pengroyokan dilakukan oleh lebih dari satu orang di dekat makam Desa Ratamba Penawaran.

Pelaku yang diduga melakukan penganiayaan dengan inisial T, S, AN, H, dan S, yang sudah diamankan oleh pihak aparat penegak hukum menjalani tahanan titipan penyidik selama 60 hari. Berkas telah memasuki tahap P19, dan para pelaku dapat diancam Pasal 170 KUHP dan Subsider Pasal 351 KUHP Jo Pasal 55 KUHP sesuai dengan undang-undang yang berlaku dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Setelah menjalani rekonstruksi, Aji Setiawan mengungkapkan, “Beberapa waktu yang lalu setelah kejadian, saya didatangi oleh beberapa orang penting di instansi Banjarnegara. Ada yang datang menemui saya dan ada yang menghubungi lewat telepon untuk meminta berdamai serta mencabut laporan. Namun, saya tidak mau karena para pelaku tidak mengakui perbuatannya. Saya ingin mencari keadilan.”, Ujar Aji ,Sabtu, 30 /08/2025

Harmono SH, MM, CLA selaku pengacara korban dari Ikatan Advokat Indonesia Cabang Banjarnegara yang mendampingi, menjelaskan, “Hukum harus ditegakkan bagi siapa pun yang melanggar hukum. Apalagi ini merupakan delik umum bukan delik khusus negara, sehingga hukum harus ditegakkan sesuai dengan yang berlaku. Siapa pun yang melakukan penganiayaan dan pengroyokan harus diproses hukum.”

Penyidik yang dihubungi melalui telepon dan tidak menyebutkan namanya menjelaskan, “Rekonstruksi sudah dilakukan, hanya tinggal penyelesaian berkas saja.” Terkait hal ini, masyarakat harus sadar akan hukum dan tidak boleh main hakim sendiri karena dapat berpotensi melanggar hukum. Jika ada masalah yang berkaitan dengan hukum, lebih baik berkoordinasi dengan aparat penegak hukum,” tandasnya.

 

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Kampung Korot Desa Ridogalih

16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Diduga Rangkap Jabatan Jadi PPPK Guru, Oknum Bendahara Desa Wibawamulya Disorot Terkait Potensi Kerugian Negara

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Matinya Demokrasi Ekonomi”: Koperasi Desa Merah Putih di Sorot Sebagai Instrumen Perebutan Akses Kapital dan Penguasaan Teritorial

16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar

15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah

15 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Trending di Beranda