Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Kampung Korot Desa Ridogalih Diduga Rangkap Jabatan Jadi PPPK Guru, Oknum Bendahara Desa Wibawamulya Disorot Terkait Potensi Kerugian Negara Matinya Demokrasi Ekonomi”: Koperasi Desa Merah Putih di Sorot Sebagai Instrumen Perebutan Akses Kapital dan Penguasaan Teritorial Tekan Nurhayati di Kediaman! Manajemen PT Bumiayu Diduga Intimidasi Korban Kecelakaan Kerja Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah

Beranda

LSM KCBI Bongkar Sikap Boby Agus Rahman Anggota DPRD PKB: Arogan, Anti Kritik, dan Hindari Dialog

badge-check

LSM KCBI Bongkar Sikap Boby Agus Rahman Anggota DPRD PKB: Arogan, Anti Kritik, dan Hindari Dialog Perbesar

Media Pari||www.media-pari.com

Kabupaten Bekasi Kamis 11/09/2024

Dugaan arogansi kembali menyeret nama anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Kali ini, sorotan tajam diarahkan kepada Boby Agus Rahman, anggota Komisi IV DPRD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang dituding bersikap tidak kooperatif dan menghindar dari klarifikasi terkait insiden di SDN Sindangmulya 04, Kecamatan Cibarusa.

Ketua Umum LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI), Joel Barus Simbolon, S.Kom, melalui keterangan resmi, menegaskan bahwa pihaknya telah beritikad baik mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bekasi pada Rabu (10/9/2025). Namun, kedatangan rombongan KCBI justru tak digubris. Alih-alih menemui perwakilan masyarakat sipil, Boby Agus Rahman disebut tidak berada di tempat dan enggan memberi keterangan resmi.

“Ini bentuk pelecehan terhadap peran masyarakat sipil. Seorang wakil rakyat seharusnya terbuka untuk berdialog, bukan malah bersembunyi ketika dikritisi,” tegas Joel Barus Simbolon.

Insiden ini memperkuat dugaan adanya pola pengabaian suara rakyat di tubuh DPRD Kabupaten Bekasi. KCBI menilai perilaku Boby Agus Rahman mencerminkan mental arogan yang bertolak belakang dengan semangat transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh pejabat publik.

Joel menegaskan, LSM KCBI menuntut agar pimpinan DPRD mengambil sikap tegas atas perilaku anggotanya yang dianggap merusak citra lembaga legislatif. Selain itu, KCBI juga membuka opsi melaporkan kasus ini ke Badan Kehormatan Dewan (BKD) agar dilakukan evaluasi menyeluruh.

Publik kini menanti sejauh mana DPRD Kabupaten Bekasi berani bersikap atas dugaan arogansi ini, atau justru kembali menutup mata terhadap perilaku anggotanya sendiri.

 

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Kampung Korot Desa Ridogalih

16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Diduga Rangkap Jabatan Jadi PPPK Guru, Oknum Bendahara Desa Wibawamulya Disorot Terkait Potensi Kerugian Negara

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Matinya Demokrasi Ekonomi”: Koperasi Desa Merah Putih di Sorot Sebagai Instrumen Perebutan Akses Kapital dan Penguasaan Teritorial

16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar

15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah

15 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Trending di Beranda