MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

Beranda

Skandal Lahan Muara Enim: PT BA Diduga Tutup Akses dan Kuasai Tanah Warga, Pos TNI Pertebal Teror Psikologis

badge-check

Skandal Lahan Muara Enim: PT BA Diduga Tutup Akses dan Kuasai Tanah Warga, Pos TNI Pertebal Teror Psikologis Perbesar

Media Pari||www.media-pari.com

Sumatera Selatan Minggu 30/11/2025

Muara Enim — Konflik lahan kembali memanas di wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Sejumlah warga mengeluhkan penutupan akses menuju lahan milik mereka yang secara turun-temurun dikelola, dan kini diduga dikuasai sepihak oleh PT Bukit Asam (PTBA). Akses jalan yang selama puluhan tahun digunakan masyarakat disebut-sebut kini ditutup dan dijaga ketat.

Warga menilai tindakan tersebut bukan hanya merampas hak mereka mengelola tanah warisan leluhur, tetapi juga memutus sumber mata pencaharian utama. Lebih jauh, keberadaan pos pengamanan TNI di dekat area lahan mempertebal rasa takut warga, yang merasa ruang hidup mereka kini terancam.

“Kami tidak bisa lagi, Pak, mengelola lahan kami akibat ditutupnya akses menuju lahan itu. Kami juga merasa ditakuti-takuti dengan adanya pos pengamanan TNI yang ada dekat area lahan kami. Dari lahan itulah kami bertahan hidup, dan lahan itu sudah kami miliki dari turun-temurun,” ungkap J, salah satu warga Muara Enim, dengan nada heran sekaligus kecewa.

Temuan di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat kini kesulitan memasuki lahan kebun mereka karena portal dan pengamanan yang diduga merupakan bagian dari pengawasan wilayah kerja PT Bukit Asam. Warga menduga perusahaan telah memperluas penguasaan area hingga memblokir jalan tradisional yang selama ini menjadi satu-satunya akses.

Keluhan masyarakat telah beberapa kali disuarakan melalui pertemuan tingkat desa maupun laporan lisan, namun hingga kini belum ada solusi konkret. Situasi makin mengkhawatirkan ketika aparat keamanan terlihat aktif menjaga akses menuju area tersebut, yang menurut warga menghadirkan tekanan psikologis.

Aktivis dan pendamping masyarakat menyebut situasi ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak dasar warga negara atas tanah dan akses hidup. Mereka menilai perlu ada penelusuran lebih dalam mengenai kepastian batas lahan konsesi PTBA serta dugaan tindakan sepihak yang merugikan masyarakat lokal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Bukit Asam belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penutupan akses tersebut. Sementara itu, warga Muara Enim berharap ada perhatian serius pemerintah daerah hingga pusat, agar konflik tidak berkembang menjadi benturan sosial yang lebih besar.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di Beranda