Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi! Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!” Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa? MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

Beranda

LPK-RI Kelola Limbah Minyak Goreng: Lindungi Konsumen, Ubah Sampah Jadi Berkah

badge-check

LPK-RI Kelola Limbah Minyak Goreng: Lindungi Konsumen, Ubah Sampah Jadi Berkah Perbesar

MediaPari||www.media-pari.com

Jawa Timur Sabtu, 11/04/2026

 

Kabupaten Blitar- Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) mengambil langkah inovatif dengan mengelola limbah minyak goreng bekas atau yang sering disebut “minyak jelantah”. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perlindungan konsumen dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Mengapa Ini Penting bagi Konsumen?
Selama ini, minyak jelantah sering menjadi masalah ganda. Jika dibuang sembarangan, satu liter minyak bisa mencemari hingga satu juta liter air dan merusak saluran drainase. Lebih berbahaya lagi, jika minyak ini dikumpulkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, ada risiko besar untuk diolah kembali dan dijual kembali sebagai minyak goreng baru yang tidak layak konsumsi, yang jelas membahayakan kesehatan masyarakat.

Melalui program pengelolaan ini, LPK-RI hadir untuk memutus mata rantai tersebut.

Dengan mengumpulkan dan mengolah minyak jelantah secara terstruktur, lembaga ini memastikan limbah tersebut tidak kembali beredar di pasar sebagai bahan pangan yang berbahaya.

Proses Pengolahan dan Distribusi
LPK-RI bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun sistem yang terintegrasi:
Pengumpulan Terstruktur: Masyarakat diajak untuk menyetorkan minyak jelantah ke titik-titik pengumpulan yang telah ditentukan, sehingga tidak dibuang ke selokan atau tempat sampah sembarangan.

Pengolahan Terstandarisasi: Minyak yang terkumpul kemudian diolah melalui proses kimia dan fisika yang tepat, seperti proses transesterifikasi dan saponifikasi.

Diubah menjadi Biodiesel: Sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Diubah menjadi Sabun & Lilin: Menjadi produk kebutuhan sehari-hari yang bermanfaat dan aman.

Distribusi Produk Olahan: Hasil olahan tersebut kemudian didistribusikan kembali ke masyarakat atau industri dengan standar kualitas yang jelas, sehingga konsumen mendapatkan produk yang aman dan terjamin keasliannya.

Dua Manfaat Sekaligus: Lingkungan & Ekonomi,bisa di optimalkan,untuk info lebih lanjut hub kontak admin LPK-RI 0823-3376-1888,

Ketua DPC LPK-RI kabupaten Blitar, Mohamad Iskandar,(11/4)menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari prinsip “Lindungi Konsumen, Jaga Lingkungan, Sejahterakan Masyarakat”.

Perlindungan Konsumen: Mencegah peredaran minyak jelantah yang berbahaya kembali ke meja makan.
Nilai Ekonomi: Masyarakat bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari menukarkan limbah minyak, sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor daur ulang.

Kelestarian Alam: Mengurangi polusi air dan tanah, serta mendukung ekonomi sirkular yang berkelanjutan.
Dengan adanya inisiatif dari LPK-RI ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah semakin meningkat, dan hak konsumen untuk mendapatkan produk yang aman dan sehat semakin terjamin.

 

(feze)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi!

1 September 2026 - 12:05 WIB

Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!”

1 September 2026 - 11:56 WIB

Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa?

1 September 2026 - 01:13 WIB

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Trending di Beranda