Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi! Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!” Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa? MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

Uncategorized

Festival Jaman Biyen: Lomba Stand Kuliner Jadul Perebutkan Tropi Nurhadi DPR-RI Fraksi Nasdem.

badge-check

Festival Jaman Biyen: Lomba Stand Kuliner Jadul Perebutkan Tropi Nurhadi DPR-RI Fraksi Nasdem. Perbesar

MediaPari||www.media-pari.com

JawaTimur Jumat 15/05/2026

Kota Kediri – Menghidupkan kembali kenangan dan kekayaan rasa masa lalu, Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Kediri akan menggelar Festival Jaman Biyen yang berpusat pada Lomba Stand Kuliner Jadul.

Ajang bergengsi ini memperebutkan piala bergilir tropi Nurhadi dari Anggota DPR-RI Fraksi Partai Nasdem, sebagai apresiasi atas pelestarian warisan kuliner nusantara.

Acara berlangsung meriah pada 4 hingga 5 Juli 2026 mendatang di Balai Kebudayaan, kawasan Taman Siswa, Jalan Pemuda Nomor 20 Dandangan, Kota Kediri.

Festival ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wujud nyata upaya menjaga, melestarikan, dan mempromosikan kembali ragam kuliner tradisional yang mulai jarang ditemui.

Mengusung tema “Jaman Biyen”, penyelenggara mengajak masyarakat untuk kembali mengenal cita rasa otentik dan cara penyajian khas tempo dulu, lengkap dengan nuansa suasana jajanan masa lampau.

Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan bahwa lomba ini terbuka untuk umum dengan kuota terbatas, yakni hanya 25 stand peserta terbaik yang akan dipilih untuk tampil.

Setiap peserta ditantang untuk menampilkan konsep stan, penyajian, hingga menu makanan dan minuman yang benar-benar kental dengan nuansa jadul, mulai dari era 70-an, 80-an, hingga 90-an.

Mulai dari angkringan sederhana, warung kopi tradisional, hingga jajanan pasar legendaris, semua akan berkumpul dalam satu tempat.

“Tropi Nurhadi dari DPR-RI Fraksi NasDem menjadi daya tarik sekaligus kebanggaan tersendiri bagi para peserta.

Ini adalah bentuk dukungan langsung dari Bapak Nurhadi dan Partai NasDem terhadap pelestarian budaya dan ekonomi kreatif daerah.

Harapannya, kuliner jadul tidak hanya menjadi kenangan, tapi tetap hidup dan dicintai lintas generasi,” ungkap panitia.

Selain lomba kuliner yang menjadi daya tarik utama, Festival Jaman Biyen dipenuhi beragam kegiatan menarik yang menghibur seluruh kalangan usia.

Pengunjung akan dimanjakan dengan aneka lomba dolanan tradisional, karaoke lagu anak-anak, lomba mewarnai dan menggambar, hingga workshop pembuatan janur dan gerabah.

Tak kalah seru, rangkaian acara juga menghadirkan demo meracik jamu tradisional, pijat terapi, pameran lukisan serta benda-benda kuno, pertunjukan musik lesung, karawitan bocah, opera anak, jaranan debog, hingga penampilan band dan senam kreasi lawas.

Gerak jalan budaya pun akan digelar untuk memeriahkan suasana festival yang penuh kehangatan ini.

Pihak penyelenggara mengimbau bagi pelaku usaha kuliner, komunitas, maupun masyarakat umum yang berminat berpartisipasi segera mendaftarkan diri mengingat kuota yang sangat terbatas.

Pendaftaran sudah dibuka dan dapat menghubungi kontak person di nomor 0812-3410-561 (Papi) sebelum tempat terisi penuh.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta komunitas budaya setempat. Melalui festival ini, Kota Kediri kembali menegaskan diri sebagai kota yang peduli dan berkomitmen tinggi dalam merawat warisan leluhur.

Mari hadir dan nikmati kembali rasa dan suasana masa lalu yang penuh kenangan di Festival Jaman Biyen.

Ajang ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan budaya kuliner Indonesia tetap lestari dan terus dijaga keasliannya, sejalan dengan dukungan para pemimpin dan elemen masyarakat yang peduli, seperti yang diwakili melalui Tropi Nurhadi DPR-RI ini.

 

(feze)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi!

1 September 2026 - 12:05 WIB

Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!”

1 September 2026 - 11:56 WIB

Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa?

1 September 2026 - 01:13 WIB

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Trending di Beranda