Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi! Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!” Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa? MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

Beranda

Rayakan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H Di Iringi Pawai Obor Mengingat Sejarah Hijriah Warga Perum KSB Grande 3 Antusias

badge-check

Rayakan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H Di Iringi Pawai Obor Mengingat Sejarah Hijriah Warga Perum KSB Grande 3 Antusias Perbesar

 

MediaPari||www.media-pari.com
Kabupaten Bekasi Senin 15/06/2026.

Wibawamulya – Dengan antusias warga perum kota Serang Baru (Ksb) Grande 3 blok H RW 08 serentak merayakan Tahun Baru islam I Muharam 1448 Hijriah.

Momentum ini mengajarkan kita bahwa terkadang perubahan besar memerlukan keberanian untuk meninggalkan zona nyaman dan memulai dari awal. Peristiwa hijrah kemudian menjadi lambang transformasi kehidupan yang dijadikan fondasi dalam menetapkan sistem penanggalan Islam.

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah bertepatan dengan hari Selasa, 16 Juni 2026. Tanggal ini menjadi hari libur nasional di Indonesia berdasarkan ketetapan pemerintah.Hari besar ini memperingati momen penting dalam sejarah Islam, yakni peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah.

Makna dan Sejarah: Kalender Hijriah ditetapkan oleh Khalifah Umar bin Khattab Ra.

Dengan menjadikan peristiwa hijrah sebagai titik awal perhitungan penanggalan umat Islam.

Amalan Dianjurkan: Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, dan doa.

Tradisi Budaya Lokal: Di Indonesia, pergantian tahun ini sering diperingati dengan berbagai tradisi, seperti perayaan Tahun Baru Islam dan malam 1 Suro dalam adat Jawa yang sakral.

Hakikatnya terletak pada dimensi rohani, refleksi batin, transformasi karakter (muhasabah), serta penguatan hubungan dengan Allah SWT. Perayaan tahun baru Islam lebih diwarnai dengan ibadah, doa, sedekah, dan silaturahmi. Ucapan Tahun Baru Islam pun biasanya bernuansa doa dan harapan keberkahan.

 

[BHR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi!

1 September 2026 - 12:05 WIB

Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!”

1 September 2026 - 11:56 WIB

Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa?

1 September 2026 - 01:13 WIB

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Trending di Beranda