Media Pari || www.media-pari.com Aula Desa Jayamulya mendadak berubah menjadi posko kesehatan massal pada Minggu (13/9/2026). Ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan mengawal pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jayamulya 2026 tampak mengantre demi memastikan kondisi fisik mereka “tahan banting” menjelang hari pencoblosan.


Langkah jemput bola ini sengaja diambil oleh Pemerintah Desa Jayamulya bersama tim medis puskesmas setempat.
Tujuannya jelas : mencegah terjadinya kelelahan ekstrem atau insiden fatal akibat beban kerja tinggi saat hari H pemungutan dan penghitungan suara nanti.
Sejak pagi, ketegangan tipis sempat mewarnai wajah para petugas saat mengantre cek tekanan darah dan kadar gula darah.
Namun, suasana berubah menjadi cair berkat edukasi interaktif yang diberikan oleh tim medis.
Tidak hanya diperiksa, para garda terdepan Pilkades ini juga dibekali suplemen khusus dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
“Pilkades yang sukses bukan cuma soal siapa yang menang, tapi juga soal keselamatan para penyelenggaranya.
Kami ingin memastikan seluruh petugas yang masuk ke TPS nanti benar-benar dalam kondisi fit 100 persen.
Aula desa hari ini menjadi saksi komitmen kami untuk menjaga mereka,” ujar Kepala Desa Jayamulya dengan penuh optimisme.
Berdasarkan data tim medis di lapangan, mayoritas petugas KPPS yang diperiksa hari ini berada dalam kondisi prima dan siap tempur.
Dengan fisik yang terjaga dan stamina yang dipantau ketat, warga Desa Jayamulya kini bisa menatap Pilkades 2026 dengan rasa aman, optimis, dan siap menyambut pemimpin baru yang berkualitas.
Imbran










