MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

Beranda

Tanggapan Terkait Berita Viral Keluhan Warga Akibat Dampak Sungai Yang Meluap

badge-check

Tanggapan Terkait Berita Viral Keluhan Warga Akibat Dampak Sungai Yang Meluap Perbesar

Beredar Video Viral, Beberapa Warga Perumahan Cikarang Mengeluh Karena Dampaknya Sungai Yang Meluap.

Media Pari || www.media-pari.com, Senin 12 Mei 2025

Beberapa bulan lalu, banjir besar melanda kawasan Jawa Barat, salah satu yang mengalami dampak tersebut adalah Perumahan Grand Vista Cikarang.

Bajir melanda di Perumahan Grand Vista Cikarang, beberapa warga mengalami dampak tersebut, beberapa warga menyampaikan hal tersebut diduga akibat naikknya debit air sungai di perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Bogor.

Perbatasan tersebut memisahkan kedua Kabupaten. Tim investigasi segera menelusuri hal tersebut, “debit air itu akan naik jika memang ada buangan air dari bogor atau bila hujan terus menerus seperti kemarin” ujar pria berinisial A.

Salah satu tokoh masyarakat berinisial R menyampaikan “warga merasa  kurang nyaman akibat meluapnya sungai tersebut, harusnya pakai prosedur untuk melakukan keluhan, seperti rapat warga, yang nantinya jadi sebuat notulen, lantas notulen rapat tersebut kemudian disampaian ke RT dan RW, dan tingkat jajaran pemerintahan yang lebih tinggi”

“nah pertanyaannya apakah hal tersebut sudah di tempuh ?” tambahnya.

dilain pihak praktisi hukum yang berada di Perumahan Grand Vista Cikarang Bapak Imbran B H., S.H. saat di temui dikantornya terkait hal tersebut menyampaikan ” ini semua keterkaitannya dengan keadaan memaksa (force majeure), yaitu adanya keadaan di luar kekuasaannya, bila memang terbukti ini adalah (force majeure) maka developer tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban”

“akan tetapi kembali ke pasal 1365 KUHPER yaitu setiap perbuatan yang melanggar hukum dan menyebabkan kerugian kepada orang lain, wajib mengganti kerugian tersebut oleh orang yang menimbulkan kerugian tersebut karena kesalahannya.”

“Jadi menurut saya, perlu ditelusuri dahulu siapa pihak yang harus bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut apakah force majeure atau bukan, contoh telah diketahui oleh developer bahwa tanah itu rawan longsor namun developer tidak melakukan tindakan pencegahan khusus, maka kita dapat meminta pertanggungjawaban dari developer tersebut” tutupnya.

Bila mengacu pada force majeure sedikit dijelaskan pada Pasal 1244 dan Pasal 1245 KUHPerdata, yaitu :

Pasal 1244

Debitur harus dihukum untuk mengganti biaya, kerugian dan bunga bila ia tak dapat membuktikan bahwa tidak dilaksanakannya perikatan itu atau tidak tepatnya waktu dalam melaksanakan perikatan itu disebabkan oleh sesuatu hal yang tak terdugayang tak dapat dipertanggungkan kepadanya walaupun tidak ada itikad buruk kepadanya.

Pasal 1245

Tidak ada penggantian biaya, kerugian dan bunga bila karena keadaan memaksa atau karena hal yang terjadi secara kebetulan, debitur terhalang untuk memberikan atau berbuat sesuatu yang diwajibkan, atau melakukan suatu perbuatan yang terlarang baginya.”

Terkait pemberitaan tersebut, tim investigasi akan segera mengklarifikasi kepada pihak pihak terkait.

[ BHR ]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di Beranda