Matinya Demokrasi Ekonomi”: Koperasi Desa Merah Putih di Sorot Sebagai Instrumen Perebutan Akses Kapital dan Penguasaan Teritorial Tekan Nurhayati di Kediaman! Manajemen PT Bumiayu Diduga Intimidasi Korban Kecelakaan Kerja Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah Nilai HPS Rp7,5 Miliar, Kontrak Rp6,95 Miliar — Warga Temukan Dugaan Ketidaksesuaian Teknis di Lapangan Jombang Bersholawat: Gus Iqdam, Bupati Jombang, dan Tokoh Lintas Daerah Berkumpul di Alun-Alun Jombang

Beranda

Bekasi muak, Koalisi Pemuda Rakyat Bangkit menuntut pemerintah Kabupaten Bekasi untuk mengusut tuntas dugaan gratifikasi open bidding rotasi-mutasi Pejabat Kedinasan

badge-check

Bekasi muak, Koalisi Pemuda Rakyat Bangkit menuntut pemerintah Kabupaten Bekasi untuk mengusut tuntas dugaan gratifikasi open bidding rotasi-mutasi Pejabat Kedinasan Perbesar

 

 

 

Media pari||www.media-pari.com

Kabupaten Bekasi -Senin, 29/12/ 2025.

 

Koalisasi Pemuda Rakyat Bangkit menggelar aksi demonstrasi di depan kantor pemerintah daerah kabupaten bekasi. Aksi tersebut digelar untuk menuntut seluruh stakeholder khususnya aparat penegak hukum agar menuntaskan indikasi kasus gratifikasi dalam proses open bidding pejabat kedinasan kabupaten bekasi.

Dalam aksi yang berlangsung, massa aksi membawa poster dengan tag line #Bekasi Muak. Novian Ramadhan menyampaikan bahwa “tag line tersebut adalah bentuk kejenuhan dari pemuda rakyat bekasi terhadap para pemangku kebijakan yang korup dan sistem pemerintahan yang tidak waras.”

Lebih lanjut Muhamad Revi menegaskan bahwa “Aksi hari ini adalah aksi pertama dari aliansi kita dan akan kami pastikan bahwa ini bukanlah aksi yang terakhir jika tidak ada respon dari PLT Bupati Kabupaten Bekasi terhadap apa yang menjadi tuntutan dalam aksi hari ini.” Tegasnya.

Ancaman pidana terhadap pelaku gratifikasi diatur secara tegas dalam Pasal 12 B ayat (2) UU Tipikor No. 20 Tahun 2001. Koalisi Pemuda Rakyat Bangkit menginterpretasikan proses open bidding rotasi-mutasi pejabat kedinasan di pemerintah kabupaten bekasi melahirkan satu bentuk dehumanisasi. Fenomena yang di duga gratifikasi hanya akan menghasilkan proses tidak ideal, tidak transparan, dan kepentingan non-meritokrasi yang mencederai kepercayaan publik terhadap otoritas lembaga.

Dalam pernyataannya, KPRB (Koalisi Pemuda Rakyat Bangkit) menyampaikan empat poin tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi. Pertama, menuntut PLT Bupati Bekasi untuk meninjau kembali hasil open bidding rotasi pejabat kedinasan dilingkungan kabupaten bekasi sampai terbit putusan persidangan tersangka Bupati AKK.

Kedua, mendesak PLT Bupati Bekasi membatalkan hasil keputusan panitia seleksi rotasi pejabat kedinasan jika terbukti terjadi tindakan gratifikasi yang dilakukan oleh oknum pejabat di kabupaten bekasi sesuai dengan regulasi.

Ketiga, mendesak seluruh pihak terkait dilingkungan pemerintah kabupaten bekasi untuk bersama-sama mengusut tuntas dugaan tindak pidana gratifikasi.

Keempat, mendorong PLT Bupati Bekasi untuk menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih, jujur, adil, akuntabilitas, dan profesional.

 

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Matinya Demokrasi Ekonomi”: Koperasi Desa Merah Putih di Sorot Sebagai Instrumen Perebutan Akses Kapital dan Penguasaan Teritorial

16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar

15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah

15 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Nilai HPS Rp7,5 Miliar, Kontrak Rp6,95 Miliar — Warga Temukan Dugaan Ketidaksesuaian Teknis di Lapangan

14 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Jombang Bersholawat: Gus Iqdam, Bupati Jombang, dan Tokoh Lintas Daerah Berkumpul di Alun-Alun Jombang

13 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Trending di Beranda