MediaPari ||www.media-pari.com

MALANG — Industri rokok kretek di Kabupaten Malang kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. CV Cakra Mas Jaya (CMJ), produsen di balik merek Rokok Sahara yang berpusat di Krajan Dua, Gondanglegi Kulon, kini tengah menyiapkan strategi ambisius untuk menembus pasar dunia. Dengan legalitas pita cukai resmi dan komitmen terhadap kualitas premium, Sahara diproyeksikan menjadi duta rasa cengkeh Indonesia di luar negeri.
Legalitas Resmi sebagai Tiket Masuk Pasar Global
Langkah awal menuju pasar internasional telah dimulai dengan kepatuhan penuh terhadap regulasi. Sejak November 2024, seluruh produk CV Cakra Mas Jaya telah resmi dilekati pita cukai dengan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPBPK) 0961900149654000.
“Produk Sahara mencerminkan dedikasi kami untuk menghadirkan yang terbaik dari tradisi rokok cengkeh,” ujar Dwi Cahyo Putro, Humas CV Cakra Mas Jaya. Kepatuhan terhadap bea cukai ini menjadi fondasi utama agar produk mereka dapat diterima di negara-negara dengan regulasi ketat terhadap produk tembakau.
Inovasi Varian Rasa untuk Selera Internasional
Menembus pasar dunia membutuhkan lebih dari sekadar rasa tradisional. CMJ melakukan terobosan dengan menghadirkan tujuh varian produk yang dirancang untuk memenuhi beragam selera konsumen global:
1. Sahara Filter: Varian unggulan dengan filter bolong berkualitas tinggi yang menyaring rasa tanpa mengurangi aroma cengkeh, menawarkan sensasi halus yang disukai pasar modern.
2. Sahara Rifin: Kretek premium dengan stoper khas dan kemasan mewah, menargetkan segmen high-end yang menghargai estetika dan kemewahan.
3. Gonghai SPM: Rokok putihan (white cigarette) dengan rasa lembut dan seimbang, yang sangat potensial untuk pasar Asia Timur dan Eropa yang lebih menyukai karakter tembakau yang tidak terlalu tajam.
4. Palmas & Sahara Mild: Kombinasi rempah dan desain modern yang cocok untuk kalangan muda dan profesional.
“Dengan desain modern yang mencerminkan komitmen terhadap inovasi, kami menjaga tradisi sambil terus berinovasi menghadirkan varian rasa yang memanjakan konsumen,” tambah Dwi.
Kontribusi Ekonomi dan Pemberdayaan Lokal
Di bawah kepemimpinan Gozali, putra daerah asli Malang, CV Cakra Mas Jaya tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2023, perusahaan ini meraih penghargaan “Best Loyal Empowerment Care 2023” atas kontribusinya dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung usaha kecil di sekitar Gondanglegi.
Keberhasilan ini sejalan dengan data Dinas Perdagangan Kabupaten Malang yang mencatat bahwa produk rokok masih mendominasi nilai ekspor daerah, dengan realisasi mencapai ratusan juta dolar AS pada tahun 2024. Kehadiran Sahara diharapkan dapat menambah devisa negara melalui jalur ekspor formal.
Tantangan dan Peluang di Pasar Dunia
Meski prospeknya cerah, penetrasi pasar global menghadapi tantangan berupa regulasi kesehatan dan pajak tembakau yang berbeda di setiap negara. Namun, dengan status legalitas yang jelas dan kualitas bahan baku pilihan, Sahara memiliki daya saing kuat dibandingkan produk ilegal atau underbrand.
Strategi ke depan, CMJ berencana menjalin kemitraan dengan distributor internasional dan mengikuti pameran dagang tembakau global untuk memperkenalkan kekayaan aroma cengkeh Indonesia kepada dunia.
Dengan kombinasi antara kearifan lokal Gondanglegi dan standar kualitas internasional, Rokok Sahara siap menjadi ikon baru industri kretek Indonesia yang mampu bersaing di pasar global(fe)










