Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Kampung Korot Desa Ridogalih Diduga Rangkap Jabatan Jadi PPPK Guru, Oknum Bendahara Desa Wibawamulya Disorot Terkait Potensi Kerugian Negara Matinya Demokrasi Ekonomi”: Koperasi Desa Merah Putih di Sorot Sebagai Instrumen Perebutan Akses Kapital dan Penguasaan Teritorial Tekan Nurhayati di Kediaman! Manajemen PT Bumiayu Diduga Intimidasi Korban Kecelakaan Kerja Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah

Beranda

Dugaan Suap Terkait Penutupan Parit di Kawasan Perumahan Kinandani Resident Warga RT 05 RW 17 Meminta Pemerintah Pekan Baru Ambil Tindakan

badge-check

Dugaan Suap Terkait Penutupan Parit di Kawasan Perumahan Kinandani Resident Warga RT 05 RW 17 Meminta Pemerintah Pekan Baru Ambil Tindakan Perbesar

 

Media Pari||www.media-pari.com
Pekan Baru Rabu 12/11/2025.

Sejumlah warga di RT 05 RW 17 Kota

Pekanbaru Keluhkan atas seringnya terjadi banjir di kawasan Pemukiman, Warga menduga persoalan ini berkaitan dengan praktik suap antara pihak pengembang perumahan Kinandani Resident, dan oknum perangkat lingkungan, yang diduga mengakibatkan penutupan saluran parit di sekitar perumahan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa warga yang enggan disebutkan namanya, banjir kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur. Penyebabnya diduga akibat tertutupnya aliran parit di Jalan Kakap tepat di akses masuk ke kawasan perumahan.
Menurut warga, seharusnya pengembang membuat gorong-gorong untuk memperlancar aliran air, namun justru area tersebut ditutup sehingga air meluap dan menggenangi permukiman.

> “Setiap hujan lebat, kami pasti kebanjiran. Masalah ini sudah lama kami sampaikan ke pihak lingkungan, tapi belum ada tindakan,” ujar salah seorang warga kepada wartawan.

 

Selain parit di pintu masuk perumahan, warga juga mengeluhkan hambatan aliran air di luar pagar sebuah usaha pembibitan kelapa sawit di sekitar lokasi, yang disebut milik warga berinisial ( S )sempat juga kita konfirmasi lansung ke lokasi pembibitan yg hanya kita jumpai seorang pekerja menanyakan lansung prihal banjir tersebut malah mengarahkan ke perumahan, dan kita coba komfirmasi dan klarifikasi, kepada pemilik pembibitan sawit melalui handphone via WA tapi tidak merespon. Kondisi tersebut memperparah genangan dan memperluas area terdampak saat hujan turun.

Beberapa warga menduga lambatnya penanganan permasalahan ini disebabkan adanya “main mata” antara Oknum pihak lingkungan dengan pengembang. Dugaan adanya praktik “suap kanan-kiri” pun muncul, karena keluhan warga tidak kunjung ditanggapi secara serius.
Namun hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut belum terbukti dan masih sebatas Dugaan pernyataan dari warga.

Ketika dikonfirmasi, pihak RT dan pengembang yang disebut belum memberikan tanggapan resmi. Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan Keluhan, baik secara lisan maupun tertulis, namun belum melihat adanya tindak lanjut di lapangan.

Masyarakat berharap pemerintah kelurahan tuah karya serta aparat penegak hukum dapat turun tangan menindaklanjuti pengaduan ini. Mereka meminta agar dilakukan evaluasi terhadap sistem drainase kawasan dan penyelidikan terhadap dugaan praktik yang menghambat penanganan masalah lingkungan.

> “Kami hanya ingin wilayah kami tidak lagi kebanjiran setiap hujan. Jalan masuk perumahan juga sudah rusak karena air sering menggenang. Tolong pemerintah turun tangan,” harap warga lainnya.

 

Warga berharap persoalan ini dapat segera mendapat perhatian dari instansi terkait agar solusi permanen dapat ditemukan dan kawasan mereka terbebas dari genangan banjir yang terus berulang.

(Agus ch.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Kampung Korot Desa Ridogalih

16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Diduga Rangkap Jabatan Jadi PPPK Guru, Oknum Bendahara Desa Wibawamulya Disorot Terkait Potensi Kerugian Negara

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Matinya Demokrasi Ekonomi”: Koperasi Desa Merah Putih di Sorot Sebagai Instrumen Perebutan Akses Kapital dan Penguasaan Teritorial

16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Perang Anggaran Memanas: ADD 2027 Dipangkas, 5.000 Aparatur Desa Siap Hadapi Pemkab Blitar

15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Peduli Kekeringan, Ormas GIBAS Sektor Cibarusah Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Ridomanah

15 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Trending di Beranda