
MediaPari||www.media-pari.com
Sindiran Tajam Prof. Yusril: Penegak Hukum Sendiri yang Justru Terjerat Korupsi
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra melontarkan pernyataan mendalam mengenai akar persoalan pemberantasan korupsi di Indonesia. Menurutnya, bangsa ini bukan kekurangan undang-undang maupun lembaga, melainkan etika dan integritas para penegak hukum yang rusak.
Isi Pernyataan
Prof. Yusril menegaskan bahwa Indonesia telah memiliki perangkat hukum yang lengkap:
– Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) termasuk ancaman pidana mati sudah diatur
– Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan Tipikor, hingga KPK sudah berdiri dan berwenang
– Namun pada kenyataannya, polisi, jaksa, hakim, bahkan Ketua KPK sendiri justru terjerat kasus korupsi
“Hukuman mati sudah ada, pengadilan sudah ada, KPK sudah ada. Apa lagi yang kurang? Mengapa korupsi bukan berkurang, malah makin merajalela? Karena yang menegakkan hukum sendiri ikut melanggarnya,” ujar Prof. Yusril.
Kasus Firli Bahuri, mantan Ketua KPK yang ditetapkan tersangka pemerasan, menjadi bukti nyata bagaimana lembaga pemberantas korupsi pun tidak luput dari penyakit ini.
No Sumber Tanggal Tautan / Keterangan
1 FIN NEWS — “Aturan Hukuman Mati Koruptor Sudah Ada, Tapi Polisi, Jaksa hingga Hakim Masih Korupsi” 6 Agustus 2026 news.fin.co.id/2026/08/06/yusril-aturan-hukuman-mati-koruptor-sudah-ada-tapi-polisi-jaksa-hingga-hakim-masih-korupsi
2 BITV Online — “Yusril: Koruptor Dihukum Mati Pun Percuma Kalau Moralnya Rusak” 6 Agustus 2026 bitvonline.com/nasional/74466/yusril-koruptor-dihukum-mati-pun-percuma-kalau-moralnya-rusak
3 Kabar Metro — “Ritual Meningkat, Akhlak Tak Tumbuh: Yusril Ada yang Salah dengan Pendidikan Agama?” 5 Agustus 2026 kabarmetro.id
4 Kalteng Lima — “MUI Dorong Hukum Mati Koruptor, Ini Kata Yusril” 6 Agustus 2026 kaltenglima.com
5 Patroli86 — “Undang-Undang Ada, Polisi, Jaksa, KPK Ada — Lantas Kenapa Korupsi Tak Kunjung Hilang?” 16 September 2026 patroli86.com
6 GardaPos — “Kepastian Hukum Tidak Akan Lahir Tanpa Etika” 18 Juli 2026 gardapos.com
7 Video YouTube — akun @G-Nobel: “Sindiran Pedas Prof. Yusril…” 30 Juli 2026 youtube.com/shorts/RHDMl6oH2iA
8 Situs Resmi — yusril.ihzamahendra.com — Portal resmi Menko Kumham Imipas
Kesimpulan & Harapan
Prof. Yusril mengingatkan: sebanyak apa pun undang-undang dibuat, sekuat apa pun lembaga dibentuk, jika etika dan moralitas penegaknya lemah, keadilan tidak akan pernah tercapai. Reformasi hukum harus beriringan dengan reformasi karakter dan etika dari akar.
Media-Pari.com — Pena Aspirasi Rakyat Indonesia(fe)










