Menu

Mode Gelap
Perkara Perdata Ahli Waris Afrida Terus Bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru Belum Ada Permintaan Maaf Resmi Rektor, IWO Indonesia Instruksikan Aksi Lanjutan Nasional di UNSIKA MBG Tanpa IPAL, Kades Ke Wartawan “Sentil Aja Pak” — Teguran atau Bentuk Ketidakberdayaan? Dapur MBG Jayamulya Tanpa IPAL, Izin Dipertanyakan,  Siapa ???  yang Meloloskan Operasional Dapur di Jayamulya.!!! Alergi Wartawan, Oknum Guru P3K SDN 03 Kedung Waringin Terancam Pidana UU Pers! Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Sengketa Tanah di Bogor, Warga Desak Profesionalisme Polri

Uncategorized

Underpass Solusi Kemacetan DR. H. Mohammad Amin Fauzi, S.H. Sarankan  Pembangunan Segera

badge-check


					Underpass Solusi Kemacetan DR. H. Mohammad Amin Fauzi, S.H. Sarankan  Pembangunan Segera Perbesar

 

Media pari||www.media-pari.com

Kabupaten Bekasi Kamis 08/01/2026

KABUPATEN BEKASI – Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi, DR. H. Mohammad Amin Fauzi, S.H., M.Si menilai pembangunan underpass di Perumahan Metland Cibitung merupakan solusi efektif untuk mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Cikarang Barat dan Kecamatan Cibitung.

Hal itu disampaikan Politisi Senior Partai Golkar tersebut kepada para awak media, saat meninjau lokasi yang direncanakan akan dibangun underpass di Perumahan Metland Cibitung, Kamis (8/1/2026).

Warga masyarakat Kampung Kalijeruk, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat tersebut, mengakui kemacetan yang terjadi di ruas jalan Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, terutama pada jam-jam sibuk sudah sangat dikeluhkan oleh para pengendara, khususnya masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai pekerja, pedagang dan lain sebagainya.

“Saya melihat apa yang dilakukan oleh pengembang untuk mengatasi persoalan kemacetan tersebut, merupakan gagasan yang harus kita hargai,” ungkap Doktor Lulusan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung tersebut.

DR. Amin pun meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi harus hadir, untuk memberikan solusi dan jawaban sesuai kaidah dan norma hukum yang berlaku.

Disinggung mengenai adanya penolakan pembangunan underpass dari warga Telaga Harapan, DR. Amin menyarankan agar dilakukan duduk bersama warga untuk mencari solusi, dalam rangka kebersamaan dan tidak mengedepankan ego.

“Coba kita urai, dari mulai pintu kereta buka tutup Cikarang Jati dengan yang ada di Telaga Asih, Telaga Murni, ini macetnya luar biasa. Dan juga sekarang pintu penyangga rel kereta yang kecil jalan motor ini sudah ditutup, karena itu kemacetan akan semakin menumpuk,” terangnya.

Oleh karena itu, DR. Amin memandang gagasan pengembang untuk membangun underpass merupakan salah satu investasi yang cukup menjanjikan, karena dirinya mendengar pembangunan underpass menggunakan anggaran perusahaan atau pengembang, bukan dari anggaran APBD.

“Saya mohon kepada para pihak, untuk memaklumi kalau Bekasi merupakan kota metropolitan, kota besar, dan mempunyai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, karena itu mobilitas masyarakat pasti akan sangat berpengaruh jika terjadi kemacetan yang sangat krodit,” jelasnya.

Jika underpass dibangun di lokasi tersebut, DR. Amin pun meyakini akan meningkatkan berkembangnya perekonomian, harga tanah akan menjulang tinggi dan investor akan masuk. Dirinya berpesan jangan sampai ada stakeholder atau LSM yang menolak masuknya investor.

“Saya berpesan kepada Plt. Bupati Bekasi, harus mencermati secara seksama untuk mengkaji secara kedinasan dan secara teknisnya. Pemkab Bekasi juga harus memfasilitasi pertemuan warga yang pro dan kontra terkait pembangunan underpass tersebut,” paparnya.

DR. Amin mengatakan bahwa rencana pembangunan underpass ini sudah berjalan cukup lama, sehingga tinggal menunggu izin yang saat ini sedang berproses pada birokrasi sesuai aturan yang harus ditempuh. Dan mungkin dirinya pun melihat jika pengembang sudah melakukan sejumlah pertemuan dengan Pemda.

Dalam kesempatan tersebut, DR. Amin pun memandang bahwa pembangunan underpass ini merupakan investasi yang sangat mahal, sehingga warga masyarakat di Kabupaten Bekasi harus menyambut baik agar kemacetan bisa terurai.

“Saya atas nama warga masyarakat sekitar, merekomendasikan kepada Pemkab Bekasi untuk bisa mencari win win solution. Dan pembangunan underpass harus berjalan, atau bentuknya apa silahkan,” tandasnya.

 

 

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkara Perdata Ahli Waris Afrida Terus Bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru

27 Februari 2026 - 18:28 WIB

Perkara Perdata Ahli Waris Afrida Terus Bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru

Belum Ada Permintaan Maaf Resmi Rektor, IWO Indonesia Instruksikan Aksi Lanjutan Nasional di UNSIKA

26 Februari 2026 - 09:05 WIB

Belum Ada Permintaan Maaf Resmi Rektor, IWO Indonesia Instruksikan Aksi Lanjutan Nasional di UNSIKA

MBG Tanpa IPAL, Kades Ke Wartawan “Sentil Aja Pak” — Teguran atau Bentuk Ketidakberdayaan?

25 Februari 2026 - 18:52 WIB

MBG Tanpa IPAL, Kades Ke Wartawan “Sentil Aja Pak” — Teguran atau Bentuk Ketidakberdayaan?

Dapur MBG Jayamulya Tanpa IPAL, Izin Dipertanyakan,  Siapa ???  yang Meloloskan Operasional Dapur di Jayamulya.!!!

25 Februari 2026 - 08:25 WIB

Dapur MBG Jayamulya Tanpa IPAL, Izin Dipertanyakan,  Siapa ???  yang Meloloskan Operasional Dapur di Jayamulya.!!!

Alergi Wartawan, Oknum Guru P3K SDN 03 Kedung Waringin Terancam Pidana UU Pers!

25 Februari 2026 - 08:18 WIB

Alergi Wartawan, Oknum Guru P3K SDN 03 Kedung Waringin Terancam Pidana UU Pers!
Trending di Beranda