Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru Patut Dipertanyakan, Diduga Perusahaan Memperkerjakan TNI Aktif Sebagai Security

Beranda

Aparat Penegak Hukum Polda Sumsel Agar Tindak Tegas Tambang Pasir Ilegal Di Desa Sukabumi Kecamatan Cempaka Kabupaten Oku Meresahkan Masyarakat

badge-check

Aparat Penegak Hukum Polda Sumsel Agar Tindak Tegas Tambang Pasir Ilegal Di Desa Sukabumi Kecamatan Cempaka Kabupaten Oku Meresahkan Masyarakat Perbesar

 

MediaPari||www.media-pari.com
Sumatera Selatan Jumat 15/05/2026.

Oku Timur – Tambang pasir di Desa Sukabumi, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, beroperasi diduga tidak memiliki izin lengkap.

Menurut sejumlah informasi dari narasumber warga sekitar, yang enggan disebutkan namanya memberikan sejumlah informasi kepada awak media, tambang tersebut di Duga pemiliknya salah satu oknum Purnawirawan yang dkelola oleh Mukti warga Dusun 1.Desa Sukabumi Kecamatan Cempaka, saat di konfirmasi tidak berada di Lokasi.

Warga Desa Gunung Batu Oku dan Desa Tanjung Baru OKI dan sekitar yang berdampak dari tambang tersebut mengeluhkan banyaknya truck tambang bermuatan berat yang lalu lalang mengangkut hasil tambang melintasi jalan provinsi tepatnya didesa Sukabumi Kecamatan Cempaka, yang mengakibat kan jalan provinsi rusak nyaris tidak dapat di lalui, yang dapat mengakibatkan kecelakaan.selain itu warga hawatir banyak rumah yang di pinggiran sungai Komering disekitar lokasi tambah pasir, yang terancam longsor, akibat adanya tambang pasir ilegal tersebut.

Warga berharap Agar pihak Penegak Hukum (APH) Polda Sumatera Selatan Bertindak Tegas menindak lanjuti, sesuai undang undang tentang galian C atau tambang pasir ilegal di desa Sukabumi kecamatan Cempaka kabupaten Oku Timur, ” sudah lama tambang pasir ini, jadi selama ini sudah sering di laporkan pak, ke Polsek namun masih saja beroperasi, dengan tambang tersebut kami bingung ada apa dengan tambang tersebut, ??? kenapa belum juga ada tindakan sedangkan kita ketahui itu tidak ada ijin” ujar salah satu warga yang enggan menyebut kan namanya, kepada awak Media.

aktifitas tambang ilegal sudah jelas diatur pada UU pasal 158 disebutkan, Bahwa Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara menyatakan, Setiap orang yang melakukan Usaha Penambangan Tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud pada Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) Tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah)

Kepada pihak pihak terkait jangan berdiam diri,  agar menindak lanjuti ada nya dugaan tambang pasir ilegal yang merasah kan masyarakat yang dampak nya pemukiman setempat terancam longsor, dan jalan provinsi menjadi rusak.

[BHR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

28 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Trending di Beranda