Minta Publik Bijak, LBH Harimau Raya Dorong Proses Hukum Objektif Soal Kasus Kas RW Rp11 Miliar BERITA DUKA CITA TELAH BERPULANGNYA KERAHMATTULLAH KI DALANG KALINGGO PURNOMO, S.E. Profesional Muda Asal Tapanuli Selatan Tembus Proyek Energi ASEAN, Daniel Harahap Disorot Kepimpinan Malaysia DARAH DEMOKRAT UNTUK IBU PERTIWI Bentuk Kepedulian dan Empati Kemanusiaan di Usia 25 Tahun Partai Demokrat Euforia Berdarah Dingin: Aktivis Cibogo Sambut Rizal Efendi dengan Bendera dan Tuntutan Perubahan Pilkades Sindang Mulya Usai, Bang Azlan Serukan Kemenangan Rizal Effendi Milik Seluruh Warga

Beranda

Akselerasi Ekonomi Digital, Mahasiswa KKN UPB Fasilitasi QRIS Bagi UMKM Desa Sirnajaya

badge-check

Akselerasi Ekonomi Digital, Mahasiswa KKN UPB Fasilitasi QRIS Bagi UMKM Desa Sirnajaya Perbesar

 

MediaPari||www media-pari.com
Kabupaten Bekasi Selasa 21/07/2026.
BEKASI — Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa (UPB) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, resmi meluncurkan program digitalisasi ekonomi lokal.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Supartono, fokus utama pengabdian masyarakat kali ini adalah mempercepat adopsi sistem pembayaran nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi para pelaku UMKM setempat.

Program yang berlangsung sejak 20 Juli 2026 ini dirancang untuk memodernisasi sektor perdagangan desa agar mampu bersaing di era ekonomi digital.

Pendampingan Langsung oleh Dosen dan MahasiswaSupartono selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UPB menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk membawa perubahan nyata di masyarakat. Melalui proker QRIS ini, mahasiswa tidak hanya memberikan teori, tetapi turun langsung secara door-to-door ke warung kelontong dan pelaku usaha rumahan di Desa Sirnajaya. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap pelaku usaha memahami cara kerja dan manfaat keamanan dari transaksi digital.

Kemudahan Transaksi dan Manajemen Keuangan

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UPB memfasilitasi pembuatan QRIS gratis dengan memanfaatkan platform GoPay Merchant. Selain membantu proses pendaftaran administrasi, para mahasiswa juga melatih warga cara mengoperasikan aplikasi tersebut.

Melalui ponsel masing-masing, pedagang kini bisa memantau riwayat transaksi masuk secara real-time, sehingga pencatatan keuangan usaha menjadi lebih rapi, transparan, dan otomatis.Dampak Positif Bagi Ekonomi DesaKehadiran program kerja ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Sirnajaya. Integrasi QRIS dinilai memberikan solusi praktis bagi konsumen yang gemar bertransaksi nontunai, sekaligus meminimalisasi risiko peredaran uang palsu. Sinergi antara mahasiswa, pelaku usaha, dan arahan dari DPL Supartono diharapkan mampu membangun fondasi ekonomi digital yang berkelanjutan demi kesejahteraan jangka panjang masyarakat desa.

 

[BHR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Minta Publik Bijak, LBH Harimau Raya Dorong Proses Hukum Objektif Soal Kasus Kas RW Rp11 Miliar

24 September 2026 - 13:30 WIB

BERITA DUKA CITA TELAH BERPULANGNYA KERAHMATTULLAH KI DALANG KALINGGO PURNOMO, S.E.

24 September 2026 - 10:38 WIB

Profesional Muda Asal Tapanuli Selatan Tembus Proyek Energi ASEAN, Daniel Harahap Disorot Kepimpinan Malaysia

24 September 2026 - 00:15 WIB

DARAH DEMOKRAT UNTUK IBU PERTIWI Bentuk Kepedulian dan Empati Kemanusiaan di Usia 25 Tahun Partai Demokrat

23 September 2026 - 12:14 WIB

Euforia Berdarah Dingin: Aktivis Cibogo Sambut Rizal Efendi dengan Bendera dan Tuntutan Perubahan

22 September 2026 - 21:50 WIB

Trending di Beranda