Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru Patut Dipertanyakan, Diduga Perusahaan Memperkerjakan TNI Aktif Sebagai Security

Beranda

Terjadi Lagi Kepsek Gaya Preman Hajar Siswa SMP Islam Ibnu Hajar Bekasi

badge-check

Terjadi Lagi  Kepsek Gaya Preman Hajar Siswa SMP Islam Ibnu Hajar Bekasi Perbesar

Terjadi Lagi  Kepsek Gaya Preman Hajar Siswa SMP Islam Ibnu Hajar Bekasi

 

  • BEKASI, www.media-pari.com  Seorang pelajar kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Ibnu Hajar di Jl. Yon Armed No.07 RT 003/006, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi Jawa Barat, Diduga mengalami penganiayaan di dalam kelas sekolah. Senin (19/5/2025) siang.

 

Korban berinisial DMH (16) yang merupakan Ketua OSIS disekolah tersebut mengalami luka lebam di bagian Kening dan kepala bagian belakang benjol serta rahang mengalami kesakitan.

 

Enah Ibu korban, menceritakan, anak laki-lakinya sebelumnya sempat mengkritik dan protes soal dugaan pemotongan Dana PIP terhadap siswa penerima yang dilakukan pihak sekolah, diduga anak kepala sekolah gak terima sekolah bapaknya dikritik

 

“Mungkin pelaku gak terima anak saya mengkritik dan menyampaikan protes sekolah soal dugaan pungutan liar (Pungli) kepada penerima PIP yang diduga dilakukan sekolah”, ucapnya

 

Lanjut Enah, Korban sedang mengerjakan ulangan kelulusan didalam kelas dan didatangi pelaku langsung meninju muka dengan membabi buta

 

“Saat didalam kelas sedang mengerjakan ulangan untuk kelulusan tiba-tiba anak kepala sekolah datang marah-marah langsung mendatangi tempat duduk anak saya dan memukuli anak saya dengan Brutal”, ujarnya Selasa malam 20 Mei 2025

 

Menurutnya kejadian tersebut sangat disesalkan padahal didalam kelas ada guru tapi tidak bisa menghalangi pelaku nyelonong masuk kelas sehingga terjadi penganiayaan.

 

“Ada guru didalam kelas, Tapi gak bisa mencegah pelaku masuk kelas dan melakukan penganiayaan pada anak saya, Padahal pelaku itu tidak sekolah disitu, kok bisa seenaknya masuk kelas, mentang-mentang bapaknya kepala sekolah disitu”, sesalnya

 

Ia menyatakan, akibat penganiayaan tersebut anaknya mengalami luka memar di kening dan rahang sakit serta kepala pusing, Karena pengakuan anak saya akibat ditinju kepalanya kebentur tembok

 

“Akibatnya penganiayaan itu kening anak saya luka memar kena bogem mentah pelaku, kepala belakang benjol dan rahang sakit”, katanya

 

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepolres Bekasi Kota dan sudah Visum tinggal nunggu perkembangan proses kepolisian selanjutnya.

 

“Udah kita laporkan kepolisi, dan udah visum juga, selanjutnya nunggu proses berikutnya”, ungkapnya

 

Atas kejadian tersebut dirinya meminta kepolisian segera memproses laporan tersebut agar pelaku segera diberikan hukuman setimpal.

 

“Saya minta  Polres Bekasi Kota segera memproses laporan saya, agar kami dapat keadilan dan pelaku segera diberikan hukum sesuai UU yang berlaku”, pintanya

 

Sementara Ujang Tholib.S,HI Kepala sekolah (Kepsek) SMP Islam Ibnu Hajar dikonfirmasi soal kejadian tersebut tidak menjawab.(AM)

Terjadi Lagi Kepsek Gaya Preman Hajar Siswa SMP Islam Ibnu Hajar Bekasi

BEKASI, Global Expose tv- Seorang pelajar kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Ibnu Hajar di Jl. Yon Armed No.07 RT 003/006, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi Jawa Barat, Diduga mengalami penganiayaan di dalam kelas sekolah. Senin (19/5/2025) siang.

Korban berinisial DMH (16) yang merupakan Ketua OSIS disekolah tersebut mengalami luka lebam di bagian Kening dan kepala bagian belakang benjol serta rahang mengalami kesakitan.

Enah Ibu korban, menceritakan, anak laki-lakinya sebelumnya sempat mengkritik dan protes soal dugaan pemotongan Dana PIP terhadap siswa penerima yang dilakukan pihak sekolah, diduga anak kepala sekolah gak terima sekolah bapaknya dikritik

“Mungkin pelaku gak terima anak saya mengkritik dan menyampaikan protes sekolah soal dugaan pungutan liar (Pungli) kepada penerima PIP yang diduga dilakukan sekolah”, ucapnya

Lanjut Enah, Korban sedang mengerjakan ulangan kelulusan didalam kelas dan didatangi pelaku langsung meninju muka dengan membabi buta

“Saat didalam kelas sedang mengerjakan ulangan untuk kelulusan tiba-tiba anak kepala sekolah datang marah-marah langsung mendatangi tempat duduk anak saya dan memukuli anak saya dengan Brutal”, ujarnya Selasa malam 20 Mei 2025

Menurutnya kejadian tersebut sangat disesalkan padahal didalam kelas ada guru tapi tidak bisa menghalangi pelaku nyelonong masuk kelas sehingga terjadi penganiayaan.

“Ada guru didalam kelas, Tapi gak bisa mencegah pelaku masuk kelas dan melakukan penganiayaan pada anak saya, Padahal pelaku itu tidak sekolah disitu, kok bisa seenaknya masuk kelas, mentang-mentang bapaknya kepala sekolah disitu”, sesalnya

Ia menyatakan, akibat penganiayaan tersebut anaknya mengalami luka memar di kening dan rahang sakit serta kepala pusing, Karena pengakuan anak saya akibat ditinju kepalanya kebentur tembok

“Akibatnya penganiayaan itu kening anak saya luka memar kena bogem mentah pelaku, kepala belakang benjol dan rahang sakit”, katanya

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepolres Bekasi Kota dan sudah Visum tinggal nunggu perkembangan proses kepolisian selanjutnya.

“Udah kita laporkan kepolisi, dan udah visum juga, selanjutnya nunggu proses berikutnya”, ungkapnya

Atas kejadian tersebut dirinya meminta kepolisian segera memproses laporan tersebut agar pelaku segera diberikan hukuman setimpal.

“Saya minta  Polres Bekasi Kota segera memproses laporan saya, agar kami dapat keadilan dan pelaku segera diberikan hukum sesuai UU yang berlaku”, pintanya

  • Sementara Ujang Tholib.S,HI Kepala sekolah (Kepsek) SMP Islam Ibnu Hajar dikonfirmasi soal kejadian tersebut tidak menjawab.

Penulis : AM

Editor : HD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

28 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Trending di Beranda