Menguri-uri Warisan Leluhur Jamasan Gong Kyai Pradah di Alun-Alun Lodoyo Silaturahmi Polsek Cibarusah Bersama Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat Berlindung di Balik Alasan Prosedur, Puskesmas Tanjung Lubuk OKI Tolak Ambulans untuk Pasien Kritis hingga Meninggal Dunia Ulama Bekasi dan Ketua Umum Jurnalis Merah Putih Nusantara Mengecam Keras Para Pengusaha THM Yang Berani Buka di Malam Hari Maulid Nabi GERTAK Ajukan Laporan Pengaduan ke Bareskrim Polri, Dugaan Penghinaan, Fitnah dan Hoaks DPR RI Nurhadi Tinjau Posko Pengungsian Manggarai: Apresiasi Dedikasi Bidan dan Perawat di Garis Depan

Olahraga

DRAMATIS ! Hancurkan 10 Pemain Swiss Lewat Extra Time, Argentina Tembus Semifinal Piala Dunia 2026

badge-check

DRAMATIS ! Hancurkan 10 Pemain Swiss Lewat Extra Time, Argentina Tembus Semifinal Piala Dunia 2026 Perbesar

Media Pari II www.media-pari.com

KANSAS CITY – Sang juara bertahan, Timnas Argentina, menunjukkan mentalitas juara yang sesungguhnya demi menyegel satu tiket di babak semifinal Piala Dunia 2026. Menghadapi perlawanan sengit dan disiplin dari timnas Swiss, armada Lionel Scaloni harus memeras keringat selama 120 menit sebelum akhirnya mengunci kemenangan krusial 3-1.
Awal Manis Lewat Sundulan Mac Allister

Argentina langsung tancap gas sejak menit awal laga. Hasilnya, publik Kansas City langsung bergemuruh pada menit ke-10 ketika Alexis Mac Allister sukses memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan sepak pojok melengkung yang dilepaskan sang kapten, Lionel Messi, gelandang milik Liverpool tersebut melakukan sundulan tajam yang gagal dihalau kiper Swiss, Gregor Kobel. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.
Sengatan Balik Swiss dan Drama Kartu Merah

Memasuki paruh kedua, Swiss yang tampil tanpa beban mulai berani keluar menyerang dan mengambil alih kendali permainan. Upaya tanpa kenal lelah anak asuh Murat Yakin akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Lewat skema serangan balik cepat, Dan Ndoye melepaskan tembakan akurat yang sukses menaklukkan Emiliano Martinez, mengubah papan skor menjadi imbang 1-1.

Petaka bagi Swiss datang pada menit ke-72. Striker andalan mereka, Breel Embolo, harus diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat dinilai melakukan diving (simulasi) di dalam kotak penalti. Keputusan yang dikonfirmasi melalui VAR ini sempat memicu protes keras dari kubu Swiss, namun mereka terpaksa melanjutkan sisa laga dengan 10 pemain. Walau unggul jumlah pemain, rapatnya barisan pertahanan Swiss membuat skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.
Magis Alvarez dan Lautaro di Babak Tambahan
Memasuki babak perpanjangan waktu (extra time), Argentina terus mengurung pertahanan Swiss. Kebuntuan panjang akhirnya pecah pada babak kedua extra time, tepatnya menit ke-112. Penyerang lincah Julián Álvarez mencetak gol indah melalui tendangan melengkung menakjubkan yang bersarang telak di pojok gawang Swiss.
Swiss yang mencoba keluar menyerang di sisa waktu justru kembali kebobolan pada menit ke-122 (120+2′). Memanfaatkan kelonggaran lini belakang lawan, Lautaro Martínez melepaskan tembakan jarak dekat yang mengunci kemenangan Argentina menjadi 3-1.
Dengan hasil ini, Argentina dipastikan melangkah ke babak 4 besar dan akan menantang Inggris dalam laga semifinal klasik yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/07) di Atlanta Stadium.
(Imb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Menguri-uri Warisan Leluhur Jamasan Gong Kyai Pradah di Alun-Alun Lodoyo

27 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Silaturahmi Polsek Cibarusah Bersama Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat

27 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Berlindung di Balik Alasan Prosedur, Puskesmas Tanjung Lubuk OKI Tolak Ambulans untuk Pasien Kritis hingga Meninggal Dunia

27 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Ulama Bekasi dan Ketua Umum Jurnalis Merah Putih Nusantara Mengecam Keras Para Pengusaha THM Yang Berani Buka di Malam Hari Maulid Nabi

25 Agustus 2026 - 12:21 WIB

GERTAK Ajukan Laporan Pengaduan ke Bareskrim Polri, Dugaan Penghinaan, Fitnah dan Hoaks

25 Agustus 2026 - 07:38 WIB

Trending di Beranda