MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

Beranda

KPK Amankan Lima Orang dalam Operasi Tangkap Tangan Terkait Dugaan Suap Proyek di Lampung Tengah

badge-check

KPK Amankan Lima Orang dalam Operasi Tangkap Tangan Terkait Dugaan Suap Proyek di Lampung Tengah Perbesar

 

Media Pari||www.media-pari.com

Jakarta Kamis 11/12/2025.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Lampung pada 9–10 Desember 2025. Dalam kegiatan penegakan hukum tersebut, KPK mengamankan total lima orang, termasuk Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya.

Kronologi Kegiatan
Pada 9 Desember 2025, tim KPK terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan pemeriksaan awal terhadap sejumlah pihak di Jakarta dan Lampung. Kegiatan kemudian berlanjut pada 10 Desember 2025, dengan dilakukannya penindakan di Kabupaten Lampung Tengah.
Lima orang yang diamankan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Seluruh pihak yang diamankan tiba secara bertahap, termasuk Bupati Ardito Wijaya yang tiba sekitar pukul 20.15 WIB dengan membawa barang pribadi.

Dugaan Perkara
OTT ini diduga berkaitan dengan praktik suap yang berhubungan dengan pengelolaan proyek pemerintah daerah. Sejumlah informasi awal mengarah pada dugaan penyalahgunaan kewenangan terkait pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

Adapun rincian proyek, aliran dana, serta pihak-pihak yang terlibat masih dalam proses pendalaman. Sesuai ketentuan dalam KUHAP, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menetapkan status hukum terhadap para pihak yang diamankan.

Status Para Pihak
Pada tahap ini, seluruh pihak yang diamankan berstatus sebagai terperiksa. Penetapan status tersangka beserta konstruksi perkara akan disampaikan secara resmi setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan.

Konferensi Pers Resmi
KPK menjadwalkan konferensi pers resmi pada 11 Desember 2025 untuk menjelaskan perkembangan penanganan perkara, termasuk pengumuman identitas pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan uraian dugaan perbuatannya.

KPK berkomitmen menjalankan tugas pemberantasan korupsi secara profesional, independen, dan transparan. KPK mengajak seluruh pihak untuk mendukung proses penegakan hukum yang sedang berjalan dan menunggu informasi resmi melalui konferensi pers maupun kanal komunikasi KPK.
Humas Komisi Pemberantasan Korupsi.

 

(Dody)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di Beranda