Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa? MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

Beranda

Oknum DPRD Bogor Hardik dan Hendak Rampas HP Wartawan di Cileungsi

badge-check

Oknum DPRD Bogor Hardik dan Hendak Rampas HP Wartawan di Cileungsi Perbesar

Media Pari||www.media-pari.com

Kabupaten  Bogor Rabu 10/09/2025.

BOGOR, — Kinerja jurnalis kembali mendapat ujian. Seorang wartawan sekaligus Pimpinan Redaksi Media Update Cerita Indonesia.id, Firmansyah (44), diintimidasi oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin, saat meliput di lokasi SMK Negeri 1 Cileungsi, Rabu (10/9/2025).

Peristiwa terjadi ketika Firmansyah tengah berbincang dengan salah seorang anggota DPRD. Tiba-tiba, Junaidi menghampiri dengan nada kasar.

“Eh, kamu ngapain di sini? Kamu enggak kenal saya!” hardiknya dengan nada tinggi dalam bahasa Sunda.

Tak hanya itu, Junaidi juga sempat menarik ponsel wartawan ketika Firmansyah hendak mengeluarkan HP dari tasnya.

“Bapak kenapa marah-marah? Kenapa arogan dan melotot-melotot ke saya?” ujar Firman menanggapi aksi tersebut.

Diduga, sikap emosional Junaidi terkait pemberitaan sebelumnya mengenai rangkap jabatannya sebagai Ketua RW di Desa Limusnunggal. Kasus itu bahkan pernah dilaporkan ke Badan Kehormatan Dewan (BKD) karena dianggap melanggar kode etik, namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

Insiden ini sempat disaksikan oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor, Rudi Sabana, seorang pegawai KCD Provinsi Jawa Barat, serta beberapa wartawan lain. Rudi berusaha melerai agar peristiwa tidak berlanjut.

“Udah, udah Pak Ketua, malu banyak orang,” ujar Rudi sambil menenangkan kedua pihak.

Saat dikonfirmasi ulang mengenai motif dan sikapnya yang arogan, Junaidi Samsudin tidak memberikan jawaban.

 

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa?

1 September 2026 - 01:13 WIB

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Trending di Beranda