Menu

Mode Gelap
Perkara Perdata Ahli Waris Afrida Terus Bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru Belum Ada Permintaan Maaf Resmi Rektor, IWO Indonesia Instruksikan Aksi Lanjutan Nasional di UNSIKA MBG Tanpa IPAL, Kades Ke Wartawan “Sentil Aja Pak” — Teguran atau Bentuk Ketidakberdayaan? Dapur MBG Jayamulya Tanpa IPAL, Izin Dipertanyakan,  Siapa ???  yang Meloloskan Operasional Dapur di Jayamulya.!!! Alergi Wartawan, Oknum Guru P3K SDN 03 Kedung Waringin Terancam Pidana UU Pers! Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Sengketa Tanah di Bogor, Warga Desak Profesionalisme Polri

Beranda

Pasien BPJS Diterlantarkan RS Chatib Quzwain, Pulang Hanya Berbekal Infus

badge-check


					Pasien BPJS Diterlantarkan RS Chatib Quzwain, Pulang Hanya Berbekal Infus Perbesar

Media Pari||wwww.media-pari.vom

Kabupaten Jambi Sabtu 27/09/2025

Sarolangun, 27 September 2025 – Dugaan penelantaran pasien kembali mencoreng dunia pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Prof. Dr. H.M. Chatib Quzwain, Kabupaten Sarolangun, Jambi, diduga memperlakukan pasien BPJS secara tidak manusiawi hingga kondisi kesehatan pasien semakin memburuk.

Korban adalah Suwarma, warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), peserta aktif BPJS Kelas II. Ia dilarikan ke RS Chatib Quzwain pada Rabu (18/9) lalu. Bukannya mendapat pelayanan maksimal, pasien justru kerap dipindah-pindahkan ruang rawat tanpa alasan yang jelas.

Pada hari kedua, Suwarma dipindahkan dengan dalih ruangannya akan diubah menjadi kelas III. Anehnya, keesokan harinya pasien kembali digeser ke ruang yang sebelumnya dinyatakan akan dialihfungsikan tersebut.

Keluarga yang menanyakan alasan pemindahan justru mendapat perlakuan kasar secara verbal dari pihak rumah sakit. Puncaknya, pasien dipaksa dipulangkan tanpa tindakan medis lanjutan. Pihak rumah sakit bahkan menekan keluarga agar menandatangani surat pemulangan dengan alasan “atas permintaan sendiri”.

Untuk menghindari kegaduhan yang bisa mengganggu pasien lain, pihak keluarga akhirnya membawa pulang Suwarma. Ironisnya, ia hanya dibekali satu botol infus yang masih menempel tanpa instruksi medis jelas, termasuk cara pelepasan jarum infus.

Sesampainya di rumah, kondisi Suwarma memburuk dengan gejala lemas dan mual. Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Chatib Quzwain belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penelantaran pasien ini.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar soal standar pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah, khususnya bagi pasien BPJS yang seharusnya mendapat perlindungan penuh dari negara.
(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkara Perdata Ahli Waris Afrida Terus Bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru

27 Februari 2026 - 18:28 WIB

Perkara Perdata Ahli Waris Afrida Terus Bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru

Belum Ada Permintaan Maaf Resmi Rektor, IWO Indonesia Instruksikan Aksi Lanjutan Nasional di UNSIKA

26 Februari 2026 - 09:05 WIB

Belum Ada Permintaan Maaf Resmi Rektor, IWO Indonesia Instruksikan Aksi Lanjutan Nasional di UNSIKA

MBG Tanpa IPAL, Kades Ke Wartawan “Sentil Aja Pak” — Teguran atau Bentuk Ketidakberdayaan?

25 Februari 2026 - 18:52 WIB

MBG Tanpa IPAL, Kades Ke Wartawan “Sentil Aja Pak” — Teguran atau Bentuk Ketidakberdayaan?

Dapur MBG Jayamulya Tanpa IPAL, Izin Dipertanyakan,  Siapa ???  yang Meloloskan Operasional Dapur di Jayamulya.!!!

25 Februari 2026 - 08:25 WIB

Dapur MBG Jayamulya Tanpa IPAL, Izin Dipertanyakan,  Siapa ???  yang Meloloskan Operasional Dapur di Jayamulya.!!!

Alergi Wartawan, Oknum Guru P3K SDN 03 Kedung Waringin Terancam Pidana UU Pers!

25 Februari 2026 - 08:18 WIB

Alergi Wartawan, Oknum Guru P3K SDN 03 Kedung Waringin Terancam Pidana UU Pers!
Trending di Beranda