MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

Beranda

SKANDAL BESAR DISDIK DEPOK: Di Duga MARK-UP MENGGILA, ANGGARAN PENDIDIKAN JADI LADANG BANCAKAN!

badge-check

SKANDAL BESAR DISDIK DEPOK: Di Duga MARK-UP MENGGILA, ANGGARAN PENDIDIKAN JADI LADANG BANCAKAN! Perbesar

 

MediaPari||www.media-pari.com

Depok Minggu 28/03/2026

 

Alokasi anggaran pendidikan di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok untuk Tahun Anggaran 2024 dan 2025 kini berada di bawah “mikroskop” investigasi. Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) secara resmi melayangkan surat klarifikasi dan permohonan audiensi terkait pengadaan barang yang dinilai memiliki angka fantastis namun menyisakan tanda tanya besar di mata publik.

​Ketua Umum LSM KCBI, Joel Barus Simbolon, SH, menegaskan bahwa pihaknya menemukan adanya anomali harga dan spesifikasi yang mencolok, terutama pada sektor teknologi pendidikan dan alat tulis siswa.

​Anomali Harga “Papan Tulis Pintar”
​Dalam keterangannya, Joel Barus menyoroti pengadaan Interactive Board atau papan tulis interaktif yang menyedot anggaran hingga puluhan miliar rupiah.

​”Kami menemukan adanya perbedaan nilai kontrak yang sangat signifikan pada paket pekerjaan yang serupa di tahun 2024. Ada dua kontrak dengan volume sama-sama 140 unit, tapi nilainya jomplang; yang satu Rp 32,5 Miliar dan satunya lagi Rp 28,7 Miliar. Ini ada apa? Vendornya siapa dan apa dasar perbedaan harganya?” tegas Joel dengan nada tinggi.

​Tak hanya itu, di tahun 2025, pengadaan Papan Tulis Interaktif kembali muncul dengan nilai kontrak mencapai Rp 26,3 Miliar untuk 125 unit. KCBI mempertanyakan apakah spesifikasi canggih seperti 12th Gen Intel Core i5 dan Nvidia GeForce Graphics tersebut benar-benar terserap secara efektif untuk kegiatan belajar mengajar di tingkat SD, ataukah hanya menjadi proyek pemborosan anggaran.

​Skandal Pensil 2B dan Mebel Puluhan Miliar
​Selain teknologi tinggi, pengadaan barang sederhana seperti Pensil 2B Staedtler pun tak luput dari radar investigasi. Dengan anggaran mencapai Rp 7,3 Miliar untuk 104.285 siswa, KCBI mendesak transparansi mengenai distribusi dan harga satuan yang dipatok dalam kontrak tersebut.

​Belum lagi urusan mebel (meja dan kursi) yang akumulasi kontraknya menembus angka Rp 14,7 Miliar. Joel Barus menekankan bahwa metode E-Purchasing melalui E-Katalog seharusnya menjamin efisiensi, bukan justru menjadi celah untuk penggelembungan harga (mark-up).

​Langkah Tegas: Tembusan Hingga ke Polda Metro Jaya
​Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal uang rakyat, LSM KCBI tidak hanya menyurati Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, tetapi juga mengirimkan tembusan kepada:
– ​Walikota Depok
– ​Inspektorat Daerah Kota Depok
– ​Polres Metro Depok
– ​Polda Metro Jaya
– ​Gubernur Jawa Barat

​”Kami tidak main-main. Jika audiensi dan klarifikasi ini tidak dijawab dengan data yang transparan, kami akan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan audit investigatif secara menyeluruh. Jangan sampai anggaran pendidikan yang seharusnya mencerdaskan bangsa, justru menjadi ‘bancakan’ oknum tertentu,” pungkas Joel Barus Simbolon, SH.

​LSM KCBI berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas guna memastikan asas manfaat dan mencegah terjadinya potensi kerugian negara di wilayah Kota Depok.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di Beranda