Media Pari||www.media-pari.com
Kabupaten Bogor Kamis 25/09/2025.
Jonggol -Kasus keracunan yang terjadi pada pelajar belakangan ini marak terjadi.

Selain terjadi di beberapa daerah kini kasus keracunan serupa juga terjadi SMPN 1 Jonggol Kab Bogor.
Sebanyak empat siswa SMPN 1 Jonggol diduga keracunan setelah menyantap hidangan Makan bergizi gratis (MBG)
Meski pun tak sebanyak kasus yang terjadi di daerah lain, kasus keracunan ini sudah viral jadi sorotan publik.
Diketahui siswa yang keracunan di SMPN 1 Jonggol ini terdiri dari tiga siswa kelas VIII dan satu siswa kelas VII pada Selasa (23/9/2025).sedangkan pihak Sekolah di konfirmasi Melalui handpone via whatsapp kepala sekolah SMPN 01 Jonggol (Oellis Wiastoeti S. Pd. M. Pd) tidak ada respon,
Camat Jonggol, Andri Rahman mengungkap sajian menu pada hari tersebut yang membuat sejumlah siswa mengalami gejala mual hingga pusing.
Ia mengatakan saat itu siswa mengonsumsi telur balado yang dimasak oleh Satuan Pelayanan Pemenuan Gizi (SPPG).
“Telur balado, tapi baladonya tidak pedas karena merahnya bukan cabe tapi tomat,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).
Selain itu, para siswa juga mengonsumsi olahan capcay yang disajikan dalam satu wadah yang sama.
Ia mengatakan, pengolahan capcay tersebut juga dimasak sesuai prosedur yakni dengan merebus sayuran terlebih dahulu kemudian ditiriskan lalu dicampur dengan kuah.
“Nah capcay ini ada informasi menyampaikan ada lendir ternyata menurut info dari SPPG dan ahli gizi kan yang namanya capcay mah ada namanya kuahnya itu dari agak kental jadi bukan lendir,” katanya.
Untuk memastikan para siswa tersebut keracunan atau bukan, hingga saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium
Sebelumnya diberitakan, empat siswa SMPN 1 Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor diduga keracunan makan bergizi gratis (MBG).
Keempat siswa yang terdiri dari tiga siswa kelas VIII dan satu siswa kelas VII itu menunjukkan sejumlah gejala usai mengonsumsi hidangan MBG di sekolah.
Camat Jonggol, Andri Rahman membenarkan adanya insiden tersebut di wilayahnya pada Selasa (23/9/2025).
“Yang kita dapatkan keterangan dari para saksi yaitu teman teman nya dan para guru mengatakan mual, muntah dan pusing itu gejalanya,” ujarnya camat Jonggol Pada Awak Media .
Ketiga siswa yang diduga keracunan MBG tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Jonggol guna mendapatkan penanganan.
Setelah dilakukan penanganan oleh petugas medis, ia mengatakan ditemukan adanya indikasi lain yang mempergaruhi kondisi kesehatan siswa tersebut.
Meski begitu, tiga siswa di antaranya telah dipulangkan, sedangkan satu lainnya masih menjalani perawatan,
dari 1.186 siswa yang mengonsumsi MBG di sekolah tersebut hanya empat orang yang timbul gejala.dengan adanya dugaan keracunan makanan dari (MBG) masih dalam penangan hasil uji pihak laboratorium.
[BHR]









