Menu

Mode Gelap
Viral Perjanjian Atas Kemenangan Menjadi Caleg Kembali Di Tanyakan Konpensasinya !!! Pusat Gadai Indonesia Cibarusah Pelayanan Buruk Diduga Tidak Jauh Beda Bak Rentenir Kerjasama Media dengan Humas Kemensos Diduga Tak Melalui Sistem E-catalog AKJII Siap Gelar Rapat Anggota Luar Biasa di Tawangmangu, Fokus Perkuat Independensi Jurnalis Rapat Pendataan Pengisian Calon Anggota BPD Priode 2026 – 2034 Desa Sirnajaya Kecamatan Serang Baru Resmi Dimulai. FESTIVAL KETUPAT SUKSES DIGELAR DI RUMAH ASPIRASI NASDEM KARANGGONDANG

Beranda

Relawan Pembela Prabowo Soroti Kapolres Pasaman Barat, PETI Bebas Beroperasi Tanpa Penindakan

badge-check


					Relawan Pembela Prabowo Soroti Kapolres Pasaman Barat, PETI Bebas Beroperasi Tanpa Penindakan Perbesar

Media pari||www.media-pari.com

Sumatera Barat Kamis 01/01/2026

PASAMAN BARAT — Relawan Pembela Prabowo, Ali Sofyan, melontarkan pernyataan keras terkait maraknya aktivitas tambang emas ilegal (PETI) di Kabupaten Pasaman Barat yang hingga kini tak tersentuh penegakan hukum. Ia menilai Kapolres Pasaman Barat tidak menunjukkan keberanian dan ketegasan dalam menghadapi mafia tambang yang secara terang-terangan merusak lingkungan dan tanah ulayat masyarakat adat.

Menurut Ali Sofyan, pembiaran yang berlangsung berbulan-bulan terhadap aktivitas PETI berskala besar, lengkap dengan penggunaan alat berat ekskavator dan mesin dompeng, bukan lagi sekadar kelalaian, melainkan telah masuk dalam kategori layak dicurigai.

“Tambang emas ilegal itu bekerja siang malam, ekskavator bebas keluar-masuk, lahan puluhan hektar rusak, tapi tidak ada penindakan. Kalau ini dibiarkan, publik wajar curiga: Kapolres Pasaman Barat tidak berani atau memang sudah main mata dengan pemodal tambang?” tegas Ali Sofyan.

Dugaan Main Mata Makin Menguat

Ali Sofyan menegaskan, mustahil aparat tidak mengetahui aktivitas PETI yang begitu masif. Skala kerusakan mencapai puluhan hektar, suara alat berat terdengar jelas, dan lalu lintas logistik tambang berlangsung terbuka.

“Ini bukan tambang tikus. Ini operasi besar. Kalau aparat bilang tidak tahu, itu tidak masuk akal. Kalau tahu tapi tidak bertindak, itu pembiaran. Dan pembiaran yang disengaja selalu membuka ruang dugaan adanya persekongkolan,” ujarnya.

Ia menilai sikap diam Kapolres justru memberi karpet merah bagi mafia tambang untuk terus merampok kekayaan alam dan menghancurkan lingkungan, sementara masyarakat adat menanggung dampak sosial dan ekologis jangka panjang.

Bertentangan dengan Arah Kepemimpinan Nasional

Sebagai Relawan Pembela Prabowo, Ali Sofyan menegaskan bahwa praktik PETI dan dugaan pembiaran aparat bertolak belakang dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penegakan hukum tegas, pemberantasan mafia, dan perlindungan sumber daya alam nasional.

“Presiden Prabowo bicara soal negara kuat dan hukum yang tegas. Tapi apa yang terjadi di Pasaman Barat justru sebaliknya. Mafia tambang seolah lebih berkuasa dari negara,” kata Ali Sofyan.

Ia menilai jika kondisi ini terus dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di daerah akan semakin runtuh.

Desakan Evaluasi dan Pemeriksaan Kapolres

Ali Sofyan mendesak Kapolri, Polda Sumatera Barat, dan Divisi Propam Polri untuk segera turun tangan melakukan evaluasi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap Kapolres Pasaman Barat, khususnya terkait dugaan pembiaran dan potensi relasi tidak wajar dengan pemodal tambang ilegal.

“Jangan hanya tangkap pekerja lapangan. Periksa pemodal, periksa aliran uang, dan periksa aparat yang diduga melindungi. Negara tidak boleh kalah oleh mafia,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kapolres maupun Polres Pasaman Barat belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan dan sorotan publik atas maraknya tambang emas ilegal di wilayah hukumnya. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai Undang-Undang Pers.

Kasus PETI Pasaman Barat kini menjadi ujian telanjang integritas penegakan hukum: apakah aparat berdiri bersama rakyat dan konstitusi, atau justru berkompromi dengan mafia perusak lingkungan.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral Perjanjian Atas Kemenangan Menjadi Caleg Kembali Di Tanyakan Konpensasinya !!!

16 April 2026 - 12:05 WIB

Viral Perjanjian Atas Kemenangan Menjadi Caleg Kembali Di Tanyakan Konpensasinya !!!

Pusat Gadai Indonesia Cibarusah Pelayanan Buruk Diduga Tidak Jauh Beda Bak Rentenir

15 April 2026 - 17:28 WIB

Pusat Gadai Indonesia Cibarusah Pelayanan Buruk Diduga Tidak Jauh Beda Bak Rentenir

Kerjasama Media dengan Humas Kemensos Diduga Tak Melalui Sistem E-catalog

15 April 2026 - 10:55 WIB

Kerjasama Media dengan Humas Kemensos Diduga Tak Melalui Sistem E-catalog

AKJII Siap Gelar Rapat Anggota Luar Biasa di Tawangmangu, Fokus Perkuat Independensi Jurnalis

14 April 2026 - 16:24 WIB

AKJII Siap Gelar Rapat Anggota Luar Biasa di Tawangmangu, Fokus Perkuat Independensi Jurnalis

Rapat Pendataan Pengisian Calon Anggota BPD Priode 2026 – 2034 Desa Sirnajaya Kecamatan Serang Baru Resmi Dimulai.

13 April 2026 - 12:32 WIB

Rapat Pendataan Pengisian Calon Anggota BPD Priode 2026 – 2034 Desa Sirnajaya Kecamatan Serang Baru Resmi Dimulai.
Trending di Beranda