Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi! Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!” Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa? MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

Beranda

10 Muharam 1448 Hijriah Santuni Anak Yatim Peringati Hari Asyura

badge-check

10 Muharam 1448 Hijriah Santuni Anak Yatim Peringati Hari Asyura Perbesar

 

 

MediaPari||www.media-pari.com

Kabupaten Bekasi 25/06/2026

Keistimewaan bulan Muharram tak hanya berhenti pada anjuran-anjuran puasa sunnahnya. Bulan Muharram menjadi semakin istimewa dengan sebutannya sebagai Idul Yatama, yakni hari rayanya anak-anak yatim.

Ungkapan Law Firm Imbran Bahtiar S.H. pada 10 Muharram, atau hari Asyura, Muslim hendaknya memperhatikan anak yatim dengan menyantuninya. Amalan ini dianjurkan oleh Nabi saw karena keutamaan bulan Muharram dan keutamaan menyantuni yatim sendiri.

Sebagaimana diketahui, bahwa bulan Muharram termasuk bulan istimewa karena merupakan salah satu dari empat bulan Asyhurul Hurum. Rasulullah saw bersabda

Zaman berputar seperti hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu terdiri dari 12 bulan, di antaranya 4 bulan Haram, tiga bulan berurutan, Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Muharram. Adapun Rajab yang juga merupakan bulannya kaum Mudhar, berada di antara Jumadil Akhir dan Sya’ban.” (HR Al-Bukhari dan Muslim). Ujar Imbran

Sedangkan anjuran menyantuni anak yatim termaktub dalam Al-Qur’an Surat Al-Insan ayat 8 yang berbunyi:

Wa yut imunat ta ama ala hubihi miskinaw wa yatimaw wa asira .

Artinya: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.”
Imbuh Imbran singkat,

Sementara dalam hadits, perihal keutamaan menyantuni anak yatim ini telah dipesankan oleh Rasulullah saw,

Abu Umamah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda, “Barang siapa mengusap kepala yatim semata-mata karena Allah, maka setiap rambut yang ia usap memperoleh satu kebaikan. Barang siapa berbuat baik kepada yatim di sekitarnya, maka ia denganku ketika di surga seperti dua jari ini.” Nabi memisahkan dua jarinya; jari telunjuk dan jari tengahnya.” (HR Ahmad).

Menyantuni anak yatim adalah bukti bahwa agama Islam mengajarkan kepedulian terhadap sesama. Salah satu adab kepada anak yatim adalah dengan mengusap kepalanya sebagai bentuk rasa sayang.

Jabarallahu yatmaka wa ja’alaka khalafammin abiika.

Artinya:”Semoga Allah menutupi (mengganti) kesedihanmu dan menjadikan dirimu sebagai pengganti (yang baik) dari ayahmu.”

memberikan santunan bukan hanya tentang memberi materi, tetapi juga tentang memberikan cinta, perhatian, dan harapan. Semoga kita selalu diberi kesempatan untuk berbagi dan menyantuni anak yatim, karena di dalamnya terkandung banyak keberkahan dan pahala.

 

[BHR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi!

1 September 2026 - 12:05 WIB

Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!”

1 September 2026 - 11:56 WIB

Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa?

1 September 2026 - 01:13 WIB

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Trending di Beranda