Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru Patut Dipertanyakan, Diduga Perusahaan Memperkerjakan TNI Aktif Sebagai Security

Beranda

Diduga Ada Pungli Rp5 Juta, Kemenkumham Diminta Periksa Lapas Pondok Rajeg

badge-check

Diduga Ada Pungli Rp5 Juta, Kemenkumham Diminta Periksa Lapas Pondok Rajeg Perbesar

MediaPari||www.media-pari.com

Bogor Sabtu 07/02/2026

BOGOR, — Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) secara resmi melayangkan surat desakan dan permintaan pemeriksaan khusus kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia serta Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, terkait dugaan pungutan liar (pungli) dan pembungkaman terhadap pers di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor.
Surat bernomor 078/KCBI/II/2026 tersebut memuat permintaan agar dilakukan audit khusus dan pemeriksaan menyeluruh, menyusul adanya informasi yang berkembang di masyarakat dan penelusuran media terkait dugaan pungli dengan nominal mencapai Rp5.000.000 terhadap warga binaan, yang disebut sebagai biaya tertentu di dalam lapas.

Selain dugaan pungli, KCBI juga menyoroti dugaan tindakan penghambatan kerja jurnalistik. Dalam surat itu disebutkan, pejabat Humas Lapas Kelas II A Pondok Rajeg diduga memblokir nomor kontak wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk meminta klarifikasi, yang dinilai sebagai bentuk pembungkaman pers.

Ketua Umum KCBI, Joel Barus Simbolon, menilai tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas lembaga pemasyarakatan, serta berpotensi melanggar hukum pidana, administrasi, dan hak konstitusional pers.

“Pembiaran terhadap dugaan pungli dan pembungkaman pers bukan hanya persoalan individu, melainkan cerminan kegagalan sistemik yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap reformasi pemasyarakatan,” demikian salah satu poin penegasan dalam surat tersebut.
KCBI juga merujuk sejumlah dasar hukum yang dinilai berpotensi dilanggar, di antaranya Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KUHP Pasal 368 tentang pemerasan, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Dalam tuntutannya, KCBI mendesak Kementerian Hukum dan HAM RI untuk memerintahkan audit khusus dan menurunkan tim independen atau Inspektorat Jenderal guna mengusut dugaan pungli dan pelanggaran etik di Lapas Pondok Rajeg. Selain itu, Kanwil Kemenkumham Jawa Barat diminta segera memanggil dan memeriksa pejabat terkait, termasuk pimpinan lapas dan humas, serta menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

KCBI juga meminta adanya jaminan bahwa tidak terjadi intimidasi, pembungkaman, atau penghalangan terhadap pers sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan pengawasan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Lapas Kelas II A Pondok Rajeg maupun Kementerian Hukum dan HAM RI terkait surat desakan tersebut.

 

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

28 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Trending di Beranda