Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru Patut Dipertanyakan, Diduga Perusahaan Memperkerjakan TNI Aktif Sebagai Security

Beranda

Gubernur Akita Minta Bantuan Pasukan SDF Saat Serangan Beruang Meningkat.

badge-check

Gubernur Akita Minta Bantuan Pasukan SDF Saat Serangan Beruang Meningkat. Perbesar

 

Media Pari||www.media-pari.com

Jepang Selasa 28/10/2025

Seperti di kutip media The Asashi Shimun dijepang bulan September hingga Oktober sebagai peningkatan kewaspadaan keamanan beruang.

Area merokok staf di luar Yuzawa Grand Hotel di Yuzawa, Prefektur Akita, ditutup menyusul serangan beruang baru-baru ini yang menyebabkan seorang karyawan terluka. (Koki Furuhata)

Di tengah meningkatnya kasus cedera akibat beruang di Prefektur Akita, Gubernur Kenta Suzuki akan meminta dukungan Pasukan Bela Diri untuk upaya pengendalian beruang, dengan alasan krisis yang meningkat dan tidak terkendali.

Dalam unggahan Instagramnya pada 26 Oktober, Suzuki menggambarkan situasi tersebut sebagai “sangat serius”, dan mencatat bahwa serangan beruang telah terjadi di seluruh prefektur tersebut.

“Beban yang ditanggung responden lokal sudah mencapai batasnya,” tulisnya, seraya menambahkan bahwa ia sedang mengoordinasikan kunjungan ke Kementerian Pertahanan untuk mengajukan permintaan tersebut secara resmi.

Akan tetapi, apakah angkatan bersenjata akan dikirim masih belum pasti.

Suzuki mengakui bahwa tidak ada kerangka hukum yang secara eksplisit mengizinkan pengerahan SDF dalam pengendalian satwa liar, yang membuat permintaan semacam itu jauh lebih rumit daripada operasi bantuan bencana pada umumnya.

Sementara itu, prefektur mengambil tindakan darurat, termasuk mengamankan perangkap hidup tambahan dan mendistribusikan semprotan pengusir beruang di sepanjang rute sekolah.

Per 24 Oktober, Akita telah melaporkan 47 cedera akibat beruang dan dua kematian sejak April. Lebih dari 60 persen dari kasus tersebut terjadi di bulan Oktober saja.

Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, prefektur menetapkan bulan September dan Oktober sebagai periode peningkatan keamanan beruang, menghimbau penduduk untuk membawa barang-barang yang menimbulkan suara untuk mengusir hewan-hewan tersebut, menutup pintu penyimpanan, dan membagikan informasi penampakan beruang di komunitas mereka.

Di seluruh negeri, pertemuan dengan beruang juga meningkat.

Menurut The Asahi Shimbun, 172 orang terluka atau terbunuh oleh beruang antara 1 April dan 22 Oktober, dengan lebih dari 60 persen insiden tersebut terjadi di daerah pemukiman atau perkotaan.

Beruang diketahui menghuni 34 dari 47 prefektur di Jepang, terutama di wilayah timur laut.

 

(Feze)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

28 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Trending di Beranda