Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru Patut Dipertanyakan, Diduga Perusahaan Memperkerjakan TNI Aktif Sebagai Security

Beranda

Jepang Salah Satu Negara Dengan Budaya Literasi Terbaik Di Dunia

badge-check

Jepang Salah Satu Negara Dengan Budaya Literasi Terbaik Di Dunia Perbesar

Media Pari || www.media-pari.com

 

Kabupaten Blitar – LPK Hikarisumut Cabang Blitar yang berada di Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, telah mendorong tumbuh kembangnya literasi edukasi kepada Calon Pekerja Migran Indonesia (cpmi) yang ikut pelatihan belajar bahasa Jepang, selain mempelajari bahasa Jepang siswa juga diperkenankan Budaya negara Jepang terang Muhamad A. R., Manager Konsultan LPK Hikarisumut cabang Blitar pada media-pari.com, Sabtu (11/10).

Menurutnya, budaya membaca di Jepang, tercermin dan mencerminkan tingginya literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ilmu pengetahuan.

Tidak heran jika Jepang memiliki tingkat literasi yang hampir sempurna, yaitu 99%, berdasarkan data Worldatlas 2018. Negara ini berada diperingkat keenam (6) dunia, mengalahkan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok.

Pemerintah Jepang mendukung budaya membaca melalui sistem pendidikan. Program membaca 10 menit sebelum pelajaran di sekolah telah berjalan lebih dari 30 tahun dan terbukti efektif. Pada tahun 2020, Jepang memiliki 3.106 perpustakaan umum dengan fasilitas lengkap, termasuk 62 perpustakaan prefektur dan 2.433 perpustakaan kota. Perpustakaan besar seperti Tokyo Metropolitan Central Library mencatat peminjaman lebih dari 100 juta buku per tahun, tertinggi di dunia.

Sejarah literasi Jepang dimulai sejak era Restorasi Meiji (abad ke-19) dengan kampanye pemberantasan buta huruf. Pada tahun 1913, Jepang menjadi salah satu produsen buku terbesar di dunia, bahkan melampaui Amerika Serikat. Pemerintah Jepang terus melakukan pembangunan sekolah berkualitas dan pemberian fasilitas buku gratis untuk meningkatkan literasi masyarakat.

Tingginya literasi Jepang juga dipengaruhi oleh cepatnya penerjemahan buku asing ke bahasa Jepang. Buku-buku baru sering tersedia hanya beberapa minggu setelah terbit di negara asalnya. Langkah ini memperluas akses masyarakat terhadap literatur internasional, meskipun mayoritas penduduk Jepang kurang fasih berbahasa asing.

Kebiasaan membaca orang-orang Jepang terlihat jelas diruang publik seperti transportasi umum, dimana masyarakat membawa buku berukuran kecil yang mudah dibawa. Selain itu, terdapat kebiasaan unik seperti “tachiyomi”, yaitu membaca sambil berdiri di toko buku yang menunjukkan tingginya minat baca. Meskipun tampak merugikan, toko buku justru diuntungkan karena pengunjung sering kembali untuk membeli buku lain.

Budaya membaca di Jepang tidak hanya meningkatkan kualitas perorangan, tetapi juga mendorong inovasi nasional. Studi OECD menunjukkan kemampuan literasi orang Jepang usia 25-34 tahun lulusan SMA lebih tinggi dibanding lulusan universitas di Italia dan Spanyol. Kombinasi pendidikan, infrastruktur literasi, dan kebiasaan membaca yang kuat menjadikan Jepang sebagai salah satu negara dengan budaya literasi terbaik di dunia.

(Feze)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

28 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Trending di Beranda