
MediaPari||www.media-pari.com
JawaTimur Kamis 17/09/2026
BLITAR, media-pari.com – Suasana haru dan duka yang mendalam menyelimuti kediaman keluarga di Jalan Klampis No. 36, depan Kantor Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Di tengah kepulangan Ibu Dian Unggreani ke pangkuan Bapa di Surga, kehadiran Pengurus Gerakan Indonesia Berani Maju (GiBM) Kota Blitar menjadi oase penghiburan bagi keluarga yang sedang berduka.
Dipimpin langsung oleh Ketua GiBM Bapak Kasmani Kota Blitar, rombongan pengurus hadir bukan sekadar untuk memenuhi protokol sosial, melainkan sebagai wujud kasih persaudaraan yang tulus. Kehadiran mereka di rumah duka membawa serta doa-doa hangat dan pelukan solidaritas bagi Bapak Adi Wijaya (Sie Kok), Ibu Lismi Sulistiawati, serta seluruh sanak saudara yang merasakan kehilangan terbesar dalam hidup mereka.
Dalam suasana yang khidmat, Ketua GiBM Kota Blitar Kasmani beserta anggota Suharto,Umboyono,dan humas menyampaikan pada media-pari.com menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.
Dengan suara yang berat namun penuh ketegaran iman, ia berkata:
“Kami dari seluruh jajaran pengurus GiBM Kota Blitar turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Kami mengerti bahwa tidak ada kata-kata yang mampu menghapus rasa kehilangan ini. Namun, kami berdoa semoga Tuhan Yesus Kristus sendiri yang menjadi sandaran kekuatan, memberikan penghiburan yang melampaui segala akal, dan damai sejahtera-Nya yang memulihkan hati Bapak, Ibu, serta seluruh keluarga.”
Ibu Dian Unggreani dikenang sebagai sosok ibu yang penuh kasih, lemah lembut, dan menjadi pilar ketenangan bagi keluarganya. Kepergiannya meninggalkan ruang kosong yang tak tergantikan, namun iman akan janji kebangkitan dan kehidupan kekal menjadi terang di tengah kegelapan duka.
Rombongan pengurus GiBM tampak larut dalam keheningan doa. Mereka berdiri bersama keluarga, menggenggam tangan, dan meneteskan air mata sebagai tanda ikut merasakan pedihnya perpisahan.
Tidak ada pidato panjang, hanya kehadiran diam yang berbicara louder than words—bahwa keluarga berduka tidak sendirian.
“Semoga arwah Ibu Dian beristirahat dalam damai abadi (Rest in Peace) di sisi Tuhan. Dan bagi yang ditinggalkan, biarlah tangan Tuhan yang setia menopang langkah kalian melewati masa-masa sulit ini,” pungkas Ketua GiBM Kasmani sebelum berpamitan.
Kehadiran GiBM Kota Blitar kali ini menegaskan bahwa organisasi ini bukan hanya tentang pergerakan dan kemajuan, tetapi juga tentang kemanusiaan. Bahwa di saat sukacita maupun dukacita, GiBM selalu hadir sebagai saudara yang siap berbagi beban.
Selamat jalan, Ibu Dian Unggreani. Engkau telah menyelesaikan pertandinganmu dengan baik. Kini, nikmati istirahatmu dalam pelukan kasih Bapa yang kekal.
(Fe)










