Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01 KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru Patut Dipertanyakan, Diduga Perusahaan Memperkerjakan TNI Aktif Sebagai Security

Beranda

Negara Jepang Akan Menambah Kouta PMI

badge-check

Negara Jepang Akan Menambah Kouta PMI Perbesar

Media Pari||www.media-pari.com

JAKARTA Kamis 02/10/2025

Negara Jepang membuka peluang untuk menambah kuota lowongan kerja bagi PMI pekerja migran asal Indonesia di tengah tingginya kebutuhan tenaga kerja di Negeri Sakura yang tengah menghadapi krisis demografi dan kekurangan sumber daya manusia di beragam sektor.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia “Yasushi” mengatakan, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memperbesar jumlah kuota PMI pekerja Indonesia.

Menurutnya, para pekerja asal Indonesia sangat dihargai seiring dengan minimnya jumlah pekerja terampil pada beragam bidang di Jepang.

“Kami menghadapi masalah serius kekurangan tenaga kerja di berbagai bidang, sehingga Jepang menerima lebih banyak pekerja asing. Pekerja terampil Indonesia sangat dihargai di Jepang, mereka dikenal rajin dan patuh pada aturan,” ujar Masaki dalam media briefing di Kantor Kedubes Jepang untuk Indonesia di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Masaki Yasushi menuturkan, saat ini, pekerja asal Indonesia banyak bekerja di sektor perawatan, keperawatan, rumah sakit, perikanan, hingga jasa perhotelan. Namun, menurutnya pemerintah Jepang mulai membuka peluang lebih luas di sektor lain, seperti transportasi dan pertanian.

Menurut Masaki Yasushi pemerintah, perusahaan, hingga organisasi terkait di Jepang memperkuat koordinasi untuk meningkatkan jumlah pekerja asal Indonesia.

Di sisi lain, dia juga tidak memungkiri pekerja asal Indonesia juga akan berkompetisi dengan negara lain seperti Bangladesh atau India.

“Memang ada kompetisi dengan negara lain seperti India atau Bangladesh, tetapi Indonesia punya keunggulan yang baik,” jelasnya.

“Masuki Yasushi” melanjutkan, bahwa kerja sama pengiriman tenaga kerja ini tidak hanya untuk kepentingan Jepang semata.

Masaki Yasushi mengatakan, pekerja yang kembali setelah berkarir di Jepang akan dapat berkontribusi pada pembangunan di Indonesia,imbuhnya.

“Ketika kembali, mereka sudah lebih terampil dan bisa berkontribusi pada pembangunan di Indonesia.

Bahkan, bisa bekerja sama dengan perusahaan Jepang di sini. Jadi, manfaatnya timbal balik,”jelasnya

 

(Feze)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

29 Agustus 2026 - 20:42 WIB

KPK Orak-Arik Disdik Kabupaten Bogor, LSM KCBI: ‘Penggeledahan Ini Cuma Pintu Masuk, Seret Aktor Intelektualnya

29 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Jiwa Nasionalisme Menggema di Jombang: Prabowo Tegaskan NU Pilar Utama Berdirinya NKRI, FORSANTRI Jatim Tunjukkan Soliditas Santri

29 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Diduga Bansos Menjadi Alat Politik Untuk Pengaruhi Pilihan Warga, Hal ini Menjadi Sorotan Menjelang Pilkades Karang Baru

28 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Trending di Beranda