Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi! Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!” Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa? MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional Warga Kampung Cibogo Tegal Desa Sindangmulya Mengeluh, Bantuan Beras Pemerintah Diduga Dipungut Rp 20 Ribu per KPM oleh Oknum RT 01

Beranda

Pemuda Asal Desa Cikarang Kota Mantapkan Diri Untuk Maju Bakal Calon Anggota BPD

badge-check

Pemuda Asal Desa Cikarang Kota Mantapkan Diri Untuk Maju Bakal Calon Anggota BPD Perbesar

Media Pari||www.media-pari.com

Jawa Barat Sabtu 25/04/2026

Bekasi – Partisipasi pemuda dalam pemerintahan desa kembali menjadi sorotan. Pemuda asal Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Syamsul Ma’arif, yang mewakili Dusun 1, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di wilayahnya.

Langkah Syamsul dinilai sebagai bagian dari meningkatnya kesadaran politik di tingkat desa, khususnya di kalangan pemuda yang ingin terlibat langsung dalam proses pengambilan kebijakan. Ia menyebut langkahnya bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan panggilan untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa.

Sebagai sosok pemuda yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, Syamsul, memiliki komitmen kuat untuk menjadi jembatan antara aspirasi warga dan kebijakan pemerintah desa. Ia percaya bahwa kemajuan desa tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan aktif masyarakat di dalamnya.

Menurut Syamsul, BPD memiliki peran strategis dalam sistem pemerintahan desa. Lembaga tersebut berfungsi membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa.

“Anggota BPD butuh keterwakilan pemuda. Kami bagian dari masyarakat yang juga memiliki gagasan dan energi untuk mendorong perubahan,” ujar Syamsul

Ia menilai sejumlah isu desa saat ini berkaitan erat dengan generasi muda, mulai dari lapangan kerja, pemberdayaan ekonomi kreatif, hingga literasi digital dan ruang partisipasi sosial.

“Kalau pemuda tidak masuk dalam ruang pengambilan keputusan, suara mereka akan tetap berada di luar musyawarah,” katanya.

 

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Duga !! PEJABAT DISNAKER BOGOR MAKIN GILA HARTA Studi Tiru ke Yogya Cuma Alibi Foya-Foya Pakai APBD, LSM KCBI Bongkar: Urgensi NOL, Manfaat NOL, Yang Ada Hanya PEMBOROSAN Sistematis demi Kenikmatan Pribadi!

1 September 2026 - 12:05 WIB

Lelang Jaminan KSP Surya Abadi di Desa Pikatan Berlangsung Saat Perkara Masih Digugat; LPK-RI: “Tunggu Putusan Pengadilan Dulu!”

1 September 2026 - 11:56 WIB

Asap Kalimantan Kembali Pekat, Kenapa Kita Lupa “Bola Ajaib” Pemadam Api Karya Anak Bangsa?

1 September 2026 - 01:13 WIB

MEMASUKI HARI KE-6, PEMDES SIRNAJATI IMBAU KPM AMBIL BANSOS SEBELUM JUMAT

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Krisis Polusi Udara di Gandus dan Tangga Buntung Palembang Memicu Polemik, Warga Tuntut Hak Konstitusional

30 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Trending di Beranda