MediaPari||www.media-pari.com
JawaTimur Sabtu 16/05/2026

“Kota Blitar – Susunan lengkap dan struktur kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar untuk masa bakti 2026–2030 baru akan ditetapkan secara resmi pada Selasa, 19 Mei 2026 mendatang.
Penetapan ini dilakukan beriringan dengan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) dan pemilihan Ketua Umum yang menjadi puncak rangkaian tahapan organisasi tahun ini.
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI Kota Blitar, Slamet Hariyoso Seputro, saat dikonfirmasi awak media di sela-sela kegiatan verifikasi administrasi, Jumat (15/5).
Menurutnya, saat ini baru ditetapkan dua nama bakal calon sah yang berhak bersaing, yakni Muh. Samanhudi Anwar dan Tonny Andreas.
Sedangkan formasi lengkap mulai dari Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, hingga kepala bidang baru akan disusun dan ditetapkan setelah pemimpin tertinggi terpilih.
“Jadi urutan lengkap, struktur jabatan, dan siapa saja nama-nama yang duduk di jajaran pengurus baru kita susun dan sahkan tanggal 19 Mei nanti.
Prinsipnya, Ketua yang terpilih nanti berhak menyusun tim dan tim kerjanya sesuai kebutuhan organisasi, tentu tetap mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga,” jelas Slamet Hariyoso Seputro.
Dijelaskan lebih lanjut, struktur organisasi nanti akan dibagi menjadi Badan Pimpinan, Sekretariat, Bendahara, Badan Pengawas, serta sejumlah Komisi Bidang teknis mulai dari pembinaan prestasi, organisasi, sarana prasarana, hukum, hingga hubungan masyarakat.
Seluruhnya akan bekerja mendukung program kerja yang ditargetkan untuk lima tahun ke depan.
Hingga saat ini, tim penjaringan baru menyelesaikan tahap verifikasi dan penetapan bakal calon. Langkah selanjutnya adalah pemilihan yang melibatkan hak suara dari perwakilan 37 Cabang Olahraga (Cabor) yang terdaftar aktif.
Hasil pemilihan dan struktur lengkap pengurus baru tersebut nantinya akan langsung dibacakan, ditetapkan, dan disahkan dalam satu acara pada 19 Mei mendatang di lokasi yang telah ditentukan panitia.
“Belum ada nama lain selain kedua calon tersebut. Semuanya berjalan sesuai jadwal dan aturan. Kita tunggu saja hasilnya tanggal 19 Mei, di situ nanti terbentuklah kepengurusan utuh yang sah memimpin olahraga Kota Blitar hingga tahun 2030,” pungkas Slamet.
(Feze)









