

Media Pari||www.media-pari.com
Sumatera Selatan Kamis 14/05/2026.
Berdasarkan laporan masyarakat, kerusakan jalan diduga dipicu oleh aktivitas kendaraan bertonase besar yang mengangkut pasir secara terus-menerus.
Truk-truk tersebut disebut melintas dengan muatan berlebih (overload), sehingga mempercepat kerusakan infrastruktur yang seharusnya digunakan untuk kepentingan umum.
Kondisi jalan rusak di Kecamatan Tanjung Baru, kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kian dikeluhkan warga.
Sejumlah titik mengalami kerusakan cukup parah, terutama di Desa Tanjung Baru , Ulak Kapal, hingga Desa Perbatasan, Kabupaten Oku Timur Tepat nya Desa Gunung Batu Kecamatan Cempaka,
Lita salah satu pengguna jalan disaat mau melaksanakan aktifitas nya selaku Bidan Desa Tanjung lubuk Sangat kesulitan Setiap akan melintas tujuan ia bekerja ” Kepada pihak pihak Dinas Provinsi Sumatera Selatan Agar segera menindak lanjuti
Kerusakan jalan di Desa Tanjung Baru OKI sudah sangat parah, saya merasakan sendiri secara langsung, disaat saya mau melintas dari Desa Gunung Batu sampai Desa Tanjung Baru Sangat merasa Khawatir dikarnakan jalan nya tidak layak untuk di lalui Pengandara motor seperti saya perempuan, apalagi jalan Selalu basah, Becek, saya takut kalau saya jatuh” ujar Lita pada awak media,
Ia juga meminta aparat penegak hukum, khususnya Polres OKI, untuk mengambil langkah sesuai kewenangan, baik dalam penertiban kendaraan yang melebihi kapasitas maupun penindakan terhadap dugaan tambang ilegal.
Jika aktivitas tersebut melanggar aturan, maka harus segera ditertibkan,” imbuh nya
Tak hanya itu, masyarakat juga diajak untuk aktif menyampaikan laporan apabila menemukan aktivitas yang merugikan kepentingan umum.
“Jangan ragu untuk bersuara.
Laporkan jika ada pelanggaran demi kepentingan bersama,” tambahnya.
[BHR]









