
Media Pari||www.media-pari.com
Kabupaten Bekasi 14/10/2025.
Kegiatan peningkatan dan rehabilitasi
jaringan irigasi tersier yang Di Duga tidak sesuai spesifikasi dapat diartikan sebagai proyek konstruksi irigasi yang tidak memenuhi standar teknis atau spesifikasi yang telah ditetapkan, sehingga berpotensi mengurangi efektivitas dan manfaatnya. Penyebabnya bisa beragam, seperti pelaksanaan yang tidak sesuai dengan perencanaan, penggunaan material yang tidak berkualitas, atau kesalahan dalam pengerjaan.
Tim Investigasi menemukan adanya, kegiatan peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan irigasi tersier, di Kp Citapen Desa Sirnajati Kec Cibarusah, Di Duga Tidak Sesuai Spesikasi, baik Juknis dan Jutlak nya, tidak mengikuti Aturan Yang sudah Di tentukan oleh Pemerintah Setempat,
Saat di konfirmasi kepada semua pekerja nya, yang sedang melakukan pengerjaan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier kedapatan para pekerja tidak di lengkapi dengan, APD / K 3 untuk kelengkapan keselamatan dalam bekerja,” kami Cuma dikasih sepatu boots pak yang nama nya rompi, helm, dan sarung tangan, tidak ada ” ujar salah satu pekerja yang enggan menyebut kan namanya, saat di tanya Awak Media.
Tim investigasi pun mengkonfirmasi ke pihak mandor pekerjaan ,terkait pekerjaan pun di Duga Asal jadi , dilihat dari papan plang kegiatan Anggaran tidak terpasang di lokasi di kegiatan tidak diketahui anggaran dari siapa ??..dan besar anggaran nya berapa ?? pengerjaan nya pun bukan secara Swakelola , para pekerja dan mandor pun berasal dari wilayah bandung, tidak melibat kan warga setempat, sungguh sangat di sayang kan program Pemerintah Di anggap main main oleh para kontraktor,
Tim investigasi akan mengawal dan mengontrol, kegiatan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier , di Kampung Citapen Desa Sirnajati kecamatan Cibarusah sampai selesai yang di perkirakan akan rampung dalam waktu dua Minggu, ujar mandor, M pada awak media.
[BHR]









