MediaPari||www.media-pari.com
Kabupaten Bekasi Senin 30/06/2026.
Serang Baru- Dampak kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru mewarnai area depan SMPN 03 Serba, Puluhan orang tua calon siswa untuk mendaftar kan anak nya, keluhan terkait rumitnya regulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Para wali murid merasa dirugikan dan kesulitan mengakses sistem pendaftaran, terutama terkait aturan zonasi dan kendala teknis online. Laek Naga, salah satu perwakilan orang tua, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebutkan bahwa anaknya memiliki nilai akademik yang sangat baik, namun terancam tidak lolos ke sekolah tersebut karena jarak rumah yang berada Tidak begitu jauh dari radius zonasi yang ditetapkan.
“Kami mendukung niat pemerintah untuk pemerataan pendidikan, tetapi sistem ini justru mematikan motivasi anak kami yang sudah belajar keras. Nilai tinggi kalah dengan jarak,” keluh laek naga dengan nada kecewa.
Selain masalah zonasi, kendala teknis juga menjadi sorotan utama, Banyak orang tua yang mengeluhkan sistem pendaftaran online yang kerap mengalami gangguan (server down) dan proses verifikasi berkas yang membingungkan.
Hal ini menyebabkan di sekolah sejak pagi hari para orang tua terpaksa menunggu, meminta bantuan panitia lokal, Pihak sekolah melalui panitia penerimaan sempat memberikan penjelasan mengenai pedoman kuota yang telah diatur oleh Dinas Pendidikan.
Namun, penjelasan tersebut dirasa belum memberikan solusi konkret bagi para orang tua yang anaknya belum mendapatkan kepastian sekolah.Menanggapi gejolak ini, para orang tua mendesak pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan untuk segera melakukan evaluasi terhadap sistem yang berlaku.
Mereka berharap adanya kebijakan yang lebih adil dan fleksibel, yang tidak hanya mengandalkan jarak, tetapi juga memberikan ruang apresiasi bagi siswa berprestasi agar tidak ada anak yang putus sekolah atau terpaksa masuk ke sekolah swasta dengan biaya tinggi.
[BHR]











